class="wp-singular post-template-default single single-post postid-35960 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Kepri / Law / Life Style / Peristiwa / Tanjungpinang / Video

Sabtu, 13 Februari 2021 - 10:57 WIB

Bubarkan Badut di Lampu Merah, Walikota Tanjungpinang Dihina di Medsos

Tanjung Pinang – Wali Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau, Rahma masih menunggu permintaan maaf dari pemilik akun Facebook Rudi Irawan yang dia laporkan ke Polres Tanjungpinang atas dugaan ujaran penghinaan.

“Saya akan sangat menghargai jika pelaku Rudi Irawan minta maaf,” kata Rahma di Tanjungpinang, Kamis (11/2) seperti dikutip Antara.

Rahma berharap pelaku beriktikad baik untuk tidak mengulangi sekaligus menyesali perbuatannya. Rahma menegaskan bahwa ia tidak berniat untuk mempidanakan apalagi memenjarakan masyarakatnya.

Rahma melakukan hal ini semata-mata bermaksud agar masyarakat lebih berhati-hati bertutur kata melalui media sosial seperti Facebook, karena saat ini sudah ada Undang-Undang ITE yang salah satunya mengatur tentang ujaran kebencian.

“Saya berharap pengguna medsos tidak menggunakan bahasa menghina dan provokasi, karena bisa dijerat Undang-Undang ITE,” ujar Rahma.

Lebih lanjut, Rahma menyatakan tidak antikritik dalam menjalankan roda pemerintahan Kota Tanjungpinang. Namun, kritik yang disampaikan warga sebaiknya menggunakan bahasa yang halus dan sopan.

Pun terkait dengan dugaan ujaran penghinaan oleh akun facebook Rudi Irawan yang diposting ke grup facebook info pinang, Rahma menyakini jika masyarakat sudah sangat cerdas membedakan antara kritikan dan penghinaan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Singgung Pemakzulan Wali Kota Tanjungpinang

“Saya sudah beberapa kali mendapatkan dugaan ujaran penghinaan di grup info pinang. Tapi untuk kali ini, saya ingin mengedukasi masyarakat supaya tidak bertutur kata sembarangan di medsos,” imbuhnya.

Politikus NasDem ini turut mengimbau kepada admin grup facebook info pinang dengan puluhan ribu anggota itu lebih bijak dalam menyaring informasi maupun postingan yang berbau negatif supaya tidak meresahkan masyarakat.

“Walau akun facebook Rudi Irawan itu diduga bodong. Saya yakin, pasti ada seseorang yang menulis dugaan ujaran penghinaan tersebut, terlepas dia warga Tanjungpinang atau bukan,” sebut Rahma.

Mantan Wakil Wali Kota Tanjungpinang ini mengungkapkan dugaan ujaran penghinaan oleh akun facebook Rudi Irawan tersebut berkaitan dengan kebijakan pemkot yang membubarkan badut di sejumlah simpang lampu merah dalam sepekan terakhir.

Dalam postingannya, kata Rahma, Rudi Irawan menulis bahasa-bahasa yang kasar dan tidak sopan.

“Woi Rahma, badut kau amankan, tempat judi dan hiburan malam kau biarkan. Otak kau kemana, kau dipilih buat rakyat bukan untuk bos-bos maksiat. Titel sarjanamu ternyata lebih busuk dari pada sampah,” kata Rahma membacakan postingan facebook Rudi Irawan.

Baca Juga :  Merasa Difitnah, Wartawan Liputan Kepri Laporkan Pemilik Akun Facebook ke Polisi

Padahal, menurut Rahma, pembubaran badut di simpang lampu merah tersebut dilakukan berdasarkan amanat Peraturan Daerah (Perda) yang dibuat DPRD dan pemkot, kemudian dieksekusi oleh Satpol PP.

Ia menyampaikan tidak melarang badut mencari nafkah, namun bukan di jalan. Masih banyak tempat-tempat wisata atau keramaian yang boleh dijadikan sebagai sumber rezeki.

“Sekarang sudah banyak wahana baru di Tanjungpinang. Boleh dimanfaatkan untuk mencari rezeki, tapi tidak di lampu merah,” ujar Rahma.

Keberadaan badut di lampu merah, lanjutnya, dapat membahayakan keselamatan badut itu sendiri karena pemkot khawatir mereka bisa tertabrak pengendara lalu lintas.

“Kami mempertimbangkan keselamatan badut dan pengendara. Sebab, lampu merah tempat kendaraan berhenti dan menunggu gantian untuk berjalan, bukan ladang yang pas buat mencari rezeki,” demikian Rahma.

Rahma mengutarakan kasus dugaan ujaran penghinaan ini sampai saat ini masih bergulir di Polres Tanjungpinang. Dia yakin polisi bertindak profesional menangani perkara tersebut.***

Share :

Baca Juga

Karimun

HMI Karimun Gelar Seminar Kebangsaan

Karimun

Kesal Selalu Dimarahi, Seorang Pekerja di PT KSS Serang Atasannya Pakai Parang

Advertorial

PT TIMAH Tbk Dukung Open Tournament Taekwondo Pelajar di Bangka Belitung, Cetak Atlet Muda Berprestasi

Advertorial

Kepala BP Batam dan Wakil Kepala BP Tinjau Kondisi Jalan Laksamana Bintan dan Jalan Raja Isa

Berita

Dukung Pembinaan Olahraga, Muhammad Rudi Dorong Atlet Kota Batam Tingkatkan Prestasi

Berita

Ribuan Warga Sekupang Antusias Hadiri Deklarasi Muhammad Rudi-Aunur Rafiq

Ekonomi

Kios Pasar Sri Karimun Disewakan Hingga Rp 20 Juta, Perusda Lakukan Penataan Ulang

Featured

Gubernur Kepri Safari Ramadhan di Masjid Qauman Kundur
error: Content is protected !!