Capten Barlet Silalahi: MV Tina 1 Kandas saat mengangkut ratusan peti kemas

- Jurnalis

Senin, 23 November 2020 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM – Kapal Tanker Super Cargo bernama MV Tina 1 GT 66.332 kandas di Perairan Batu Berhenti, Batam, Kepri, Minggu (22/11/20) sekitar pukul 22.37 WIB.

MV Tina ini diketahui berbendera Cyprus dengan imo 5BYH4, sedang mengangkut muatan ratusan peti kemas (Kontainer) dari Singapura menuju Jakarta.

Menurut Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Karimun, Kepri, Capten Barlet Silalahi, Kapal MV Tina I sebelumnya baru memuat ratusan peti kemas (Kontainer) di Pelabuhan Pasir Panjang, Singapura, yang akan berlayar menuju Tanjung Priok, Jakarta, Indonesia.

“Jadi saat kejadian, Kapal ini berisikan 20 orang Anak Buah Kapal (ABK), dengan Nahkoda bernama Krzystor Bogdan berkebangsaan Polandia dan seluruh krew kapal dinyatakan selamat,” ujarnya Senin (23/11/20).

Baca Juga :  Kasus Oknum Fotografer Terus Berlanjut, Lagi Tiga Tersangka Ditangkap

Terkait penyebab kapal kandas masih dilakukan pemeriksaan. Kondisi kapal tidak mengalami kebocoran dan tidak menyebabkan tumpahan minyak.

Kapal tersebut milik agen pelayaran PT Admiral Lines Jakarta, kapal diketahui sedang membawa muatan kontener sebanyak 4.096 Teus dan mengalami kandas di sekitar Selat Philip.

“Kapal MV Tina I memiliki panjang sekitar 278,94 meter dan lebar sekitar 40 meter,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa posisi Kapal tak jauh dari MV Shahraz yang mengalami kandas beberapa waktu lalu di titik kordinat yang sama.

Baca Juga :  Braak, Motor Oleng dan Menghantam Batas Jalan

“Kapal MV Tina 1 ini juga diketahui menghantam buritan MV Shahraz yang sebelunya kandas diposisi yang sama dan tengah dievakuasi,” katanya.

Saat ini kapal tersebut tengah dilakukan evakuasi di titik kordinat di 01° 11′ 213″ N/103° 52′ 797″ E. Seluruh armada penyelamatan tengah dikerahkan ke lokasi kejadian menggunakan Kapal KN Rantos dan KN Sarotama milik Basarnas dan Syahbandar.

“Kalau penyebab pasti masih diselidiki, kini Kapal masih mengalami kandas dihamparan Batu Karang dilokasi kejadian dan kapal tersebut tengah dilakukan evakuasi untuk langkah penyelamatan,” pungkasnya.**

(Sbr)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat
Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam
Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia
PT TIMAH Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Peternakan Ayam Kampung di Kabupaten Karimun

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:03 WIB

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Kamis, 16 April 2026 - 17:08 WIB

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan

Kamis, 16 April 2026 - 12:47 WIB

Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat

Kamis, 16 April 2026 - 11:59 WIB

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru

Kamis, 16 April 2026 - 08:17 WIB

Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam

Berita Terbaru