Dari Gang Buntu di Tua Tunu, Asriyani Bangkit Bersama PT TIMAH Tbk Lewat Keripik Jagung Asri

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG — Dari sebuah gang buntu di Jalan Fatmawati, Kampak Tua Tunu Indah, Pangkalpinang, aroma jagung manis yang digoreng gurih menjadi penanda kisah inspiratif seorang perempuan tangguh bernama Asriyani (46). Ia adalah sosok di balik suksesnya produk Keripik Jagung Asri, camilan sehat dan renyah yang kini mulai dikenal hingga ke luar daerah.

Usaha ini bermula pada tahun 2018, ketika Asri mencoba mengolah jagung manis menjadi camilan keluarga yang berbeda. Dari sekadar ide sederhana, kini produk “Keripik Jagung Asri” telah berkembang menjadi salah satu produk unggulan UMKM Bangka Belitung.

“Awalnya saya ditantang untuk menciptakan makanan keluarga yang sejahtera dengan bahan dasar jagung. Biasanya jagung cuma direbus, saya coba pipil, geprek, dijemur, lalu digoreng dan diberi bumbu. Ternyata hasilnya enak dan gurih,” kenang Asri sambil tersenyum.

Namun perjalanan usahanya tidak selalu mulus. Saat pandemi COVID-19 melanda, produksi terhenti total. Asri mengaku masa itu menjadi periode paling berat dalam perjalanan usahanya.

“Waktu pandemi itu kami benar-benar berhenti produksi. Tidak bisa jualan, tidak bisa kirim barang, semuanya anjlok,” tuturnya.

Meski sempat terpuruk, semangat Asri tidak padam. Ia kembali bangkit setelah bergabung menjadi mitra binaan PT TIMAH Tbk. Dukungan dana bergulir, pelatihan, serta kesempatan mengikuti pameran dan bazar UMKM menjadi titik balik kebangkitannya.

Baca Juga :  PT Timah Bersama Masyarakat Opas Bersihkan Jalan Hingga Bantaran Sungai Rangkui

“Alhamdulillah setelah jadi mitra binaan PT TIMAH Tbk, usaha saya mulai hidup lagi. Ada bantuan modal, alat produksi, bahkan diajak ikut pameran ke luar kota. Dari situ produk saya makin dikenal,” ujar Asri penuh rasa syukur.

Kini, kapasitas produksinya meningkat pesat. Dari yang semula hanya mampu mengolah 1–2 kilogram jagung per hari, kini Asri bisa memproduksi hingga 50 kilogram setiap hari. Bahkan saat musim Lebaran, permintaan bisa melonjak hingga 700 kilogram.

“Dulu cuma bisa produksi sedikit, tapi sekarang Alhamdulillah sudah bisa memenuhi permintaan lebih banyak. Jadi harus siap stok lebih banyak juga,” katanya.

Selain menjual langsung, Asri juga menggandeng sejumlah reseller untuk memperluas jangkauan pasar. Ia aktif mengikuti bazar UMKM dan memanfaatkan media sosial untuk promosi.

Baca Juga :  Kejari Karimun Periksa 70 Orang Dana Hibah KPU Tahun 2024Terkait Dugaan Korupsi

Produk “Keripik Jagung Asri” hadir dengan berbagai kemasan mulai dari 25 gram, 100 gram, hingga 10 kilogram dan kini telah tersedia di toko oleh-oleh ternama di Bangka Belitung.

Bagi Asri, menjadi mitra binaan PT TIMAH Tbk bukan sekadar soal bantuan modal, tapi juga kesempatan belajar dan mengembangkan usaha melalui program pelatihan dan membantu promosi produknya.

“Banyak manfaat yang saya rasakan setelah menjadi mitra binaan PT TIMAH Tbk, terima kasih PT Timah saya diajak pameran ke luar kota, mengikuti bazar- bazar UMKM sehingga produk saya semakin banyak dikenal orang, juga dapat bantuan alat produksi, Alhamdulillah diberikan pelatihan juga untuk pengembangan dan keberlanjutan usaha,” ungkapnya.

Semangat Asriyani menjadi bukti bahwa keberhasilan tidak lahir dari kemudahan, melainkan dari ketekunan dan dukungan yang tepat. Dari gang kecil di Tua Tunu, ia membuktikan bahwa mimpi besar bisa tumbuh dari dapur sederhana, dan dengan kolaborasi bersama PT TIMAH Tbk, cita-cita itu kini semakin mengembang harum seperti aroma keripik jagung buatannya. (*)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Amsakar Achmad Tutup Rangkaian Kejuaraan Voli Piala Walikota 2026, Berikut Deretan Prestasi BP Batam
Satlantas Polres Karimun Tegas! Pengendara Tanpa Helm Diberi Teguran Tertulis, Keselamatan Jadi Prioritas Utam
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja
Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang
Polres Meranti Ikuti Panen Raya Jagung Nasional dan Launching Program Ketahanan Pangan Polri
Bintang Famili dan Alfaro Juara Turnamen Futsal REMBA Cup 3 Melibur Hulu Desa Mengkirau
Animo Tinggi, Polteknaker Perpanjang Masa Pendaftaran SBP 2026 Hingga 27 Mei
Waspada Penipuan Lowongan Kerja, PT TIMAH Pastikan Tidak Ada Rekrutmen
Tag :

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 11:04 WIB

Amsakar Achmad Tutup Rangkaian Kejuaraan Voli Piala Walikota 2026, Berikut Deretan Prestasi BP Batam

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:49 WIB

Satlantas Polres Karimun Tegas! Pengendara Tanpa Helm Diberi Teguran Tertulis, Keselamatan Jadi Prioritas Utam

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:20 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:19 WIB

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:21 WIB

Polres Meranti Ikuti Panen Raya Jagung Nasional dan Launching Program Ketahanan Pangan Polri

Berita Terbaru