Demi Judi Online, Pengisi ATM di Batam Sikat Rp 1,1 Miliar

- Jurnalis

Senin, 24 Juni 2024 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Seorang petugas pengisi mesin ATM tak tahan godaan.

Diserahi uang banyak, petugas ini tak menyetorkan ke ATM yang harusnya menjadi tugasnya, tapi malah diembat sendiri.

Tak tanggung, uang yang diembatnya untuk foya-foya dan judi online itu mencapai Rp1,1 miliar.

Insiden ini terjadi di Batam, Kepulauan Riau.

Tersangka berinisial TS (27) merupakan pegawai sebuah perusahaan subkontraktor untuk salah satu bank BUMN di Batam.

Menurut keterangan polisi, uang Rp1,1 miliar yang dicuri TS digunakan untuk judi online dan berfoya-foya.

TS mengaku membeli ponsel, membayar DP mobil, dan membeli dua sepeda motor dengan uang curian.

Baca Juga :  Petugas Mercusuar Ditemukan Tewas Mengapung di Pulau Terkulai

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, TS mencuri di enam ATM berbeda, yakni di ATM Kepri Mall, Indomaret Ocarina, Rumah Sakit Elizabeth, Hotel Bizz, Mega Legenda, dan di PT McDermott Batam.

“Pelaku mencuri uang dari enam ATM berbeda sejak tanggal 1 Juni hingga tanggal 10 Juni 2024. Saat ini, yang bersangkutan sudah diamankan setelah dilaporkan oleh perusahaan,” kata Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Moch Dwi Rhamadahanto, Sabtu (22/6/2024).

Aksi pelaku terbongkar usai audit laporan penghitungan uang.

Petugas audit menemukan kejanggalan dalam form serah terima uang dan akset.

Baca Juga :  Sedunia 2025, PT Timah Gelar Seminar Pengelolaan Limbah B3 dan Domestik

Petugas audit yang curiga kemudian mengecek ke beberapa mesin ATM dan menemukan kaset ATM yang kosong di enam mesin ATM yang masuk ke wilayah tanggung jawab TS.

Petugas audit kemudian memeriksa CCTV dan menemukan TS membuka mesin ATM di enam lokasi yang kehilangan uang.

“Dari masing-masing ATM, pelaku ini juga mengambil uangnya beragam. Ada yang seratus juta satu mesin, ada yang sampai lebih dari dua ratus juta. Untuk menutupi jejaknya, ada laporan tidak wajar yang dibuat pelaku,” kata Kompol Dwi dikutip Kompas.com.

 

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Anti Narkoba Polres Siak Bongkar Jaringan Peredaran Narkotika, Dua Bandar Diamankan di Kampar
Membanggakan! Mahasiswa Polteknaker Raih 10 Penghargaan di Dua Ajang Nasional
Generasi Qurani Jadi Pilar Negeri, Pemkab Meranti Apresiasi Wisuda Tahfiz Angkatan VI Yayasan Dayung Serempak
Yudisium Perdana ITS Meranti, 36 Mahasiswa Resmi Lulus, Wisuda Dijadwalkan Agustus Mendatang
Tekan Aksi Balap Liar, Polres Siak Gelar Latihan Bersama Drag Bike di Sirkuit Non Permanen Panglima Gimbam
Menaker Tegaskan Pentingnya Pelindungan Jaminan Sosial bagi Pekerja Penerima Upah
Bupati Asmar Pimpin Apel Siaga Karhutla 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Iklim Ekstrem
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:29 WIB

Satgas Anti Narkoba Polres Siak Bongkar Jaringan Peredaran Narkotika, Dua Bandar Diamankan di Kampar

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:41 WIB

Membanggakan! Mahasiswa Polteknaker Raih 10 Penghargaan di Dua Ajang Nasional

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:20 WIB

Generasi Qurani Jadi Pilar Negeri, Pemkab Meranti Apresiasi Wisuda Tahfiz Angkatan VI Yayasan Dayung Serempak

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:57 WIB

Yudisium Perdana ITS Meranti, 36 Mahasiswa Resmi Lulus, Wisuda Dijadwalkan Agustus Mendatang

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:11 WIB

Menaker Tegaskan Pentingnya Pelindungan Jaminan Sosial bagi Pekerja Penerima Upah

Berita Terbaru

Kep Meranti

Pria di Selatpanjang Ditemukan Meninggal dikamar Penginapan

Minggu, 7 Jun 2026 - 18:28 WIB