Dua Pelajar Karimun Diamankan Polisi Atas Dugaan Penjambretan

- Jurnalis

Kamis, 6 September 2018 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

liputankepri.com, KARIMUN – Seorang pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan seorang pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di Karimun, diamankan tim buser Polsek Balai Karimun. Keduanya diamankan atas dugaan pencurian dengan kekerasan (jambret)

Mereka adalah RR (15), merupakan siswa kelas 10 di sebuah SLTA dan DA (14), yang merupakan siswa kelas 9 di sebuah SLTP di Karimun

Menurut Kapolsek Balai Karimun, AKP Yanuar Rizal, keduanya menjambret seorang wanita di kawasan Coastal Area, tepatnya di depan Hotel 21 Karimun pada Jumat (13/7/2018) lalu.

“Keduanya masih pelajar. Melakukan penjambretan seorang wanita, dimana saat korban yang berhenti di depan Hotel 21 sambil memegang ponsel karena menerima pesan singkat (SMS). Tiba-tiba dengan mengendarai sepeda motor kedua pelaku merebut ponsel dari tangan korban,” kata Rizal saat menyampaikan rilis, Kamis (6/9/2018) di Mapolsek Balai

Rizal menjelaskan, dari pengakuan para pelaku tersangka RR yang membawa motor, sementara DA yang merampas ponsel korban.

“Yang bawa motor Rr dan yang merampas Da. Mereka kemudian langsung kabur,” ujar Rizal.

Setelah menerima laporan polisi dari korban, Unit Reskrim Polsek Balai Karimun melakukan penelusuran. Hasilnya polisi mendapatkan informasi mengenai keberadaan RR pada tanggal 30 Agustus 2018.

“Setelah mengamankan RR di sekolahnya, kemudian kanit Reskrim bersama anggota langsung mengamankan DA. Dari hasil pemeriksaan terhadap kedunya, ponsel tersebut dipakai secara pribadi oleh RR,” ujar Rizal

Rizal menyebutkan, meskipun keduanya terkategori anak di bawah umur, namun mereka tidak menjalani proses diversi atau hukum tetap berlaku seperti pelaku dewasa. Pasalnya ancaman hukuman atas tindakan mereka di atas tujuh tahun.

“Mereka diduga melanggar pasal 365 KUHP tentang curas yang ancamanya sembilan tahun penjara. Tapi penahanan mereka dipisah dengan tahanan dewasa. Dan juga sesuai dengan aturan peeradilan anak, kita tidak dapat menampilkan mereka,” pungkas Rizal. (syah)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan
Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polres Karimun
Operasi Antik 2026 Polsek Tebing Tinggi Ringkus Di Duga Pengedar Sabu Nipah Sendanu
Razia Gabungan di Tempat Hiburan Malam Karimun Nihil Narkoba
Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
Tampa Ampun Polres Meranti Sikat Pengedar Sabu Di Selatpanjang.
Diduga Tanpa Dokumen Resmi, Nama L’Man Muncul di Pengiriman Ratusan Kilogram Daging Tujuan Karimun

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 20:47 WIB

Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan

Selasa, 28 April 2026 - 15:16 WIB

Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional

Senin, 27 April 2026 - 11:50 WIB

Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polres Karimun

Senin, 27 April 2026 - 09:02 WIB

Operasi Antik 2026 Polsek Tebing Tinggi Ringkus Di Duga Pengedar Sabu Nipah Sendanu

Minggu, 26 April 2026 - 18:13 WIB

Razia Gabungan di Tempat Hiburan Malam Karimun Nihil Narkoba

Berita Terbaru

Berita

Anggota DPR RI Tinjau Kawasan Industri Tanjung Buton

Rabu, 29 Apr 2026 - 01:17 WIB

Berita

Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:47 WIB