Dunia Pendidikan Ditengah Covid19, Ini Pandangan Nyimas Novi Ujiani ketua Komisi II DPRD Karimun

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2020 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Kebijakan sosial distancing akhir akhir ini berakibat fatal terhadap roda kehidupan manusia, terutama masalah ekonomi yang paling terasa dampaknya, karena hal ini menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

Tersendatnya laju ekonomi mengakibatkan tertutupnya kebutuhan primer manusia untuk memenuhinya, karena negara akan sangat terbebani kalau harus menanggung segala kebutuhan pokok setiap penduduknya.

Tidak hanya itu, hal ini juga berdampak terhadap dunia pendidikan, keputusan pemerintah yang mendadak dengan meliburkan atau memindahkan proses pembelajaran dari sekolah / Madrasah menjadi di rumah membuat kelimpungan banyak pihak.

Seperti yang diutarakan oleh ketua Komisi II Nyimas Novi Ujiani, menurutnya, banyak yang menjadi penghambat berkembangnya dunia pendidikan jika terus menerapkan belajar dirumah,

Satu hal diantaranya, penguasaan teknologi masih rendah, ini tidak hanya dirasakan oleh siswa dan siswi saja melainkan guru juga banyak yang masih kurangnya penguasaan teknologi.

Kemudian keterbatasan sarana dan prasarana, juga menjadi faktor penghambat yang mana tidak semua siswa dan siswi memiliki ekonomi yang mapan, tambah lagi di situasi pandemic ini untuk makan saja sangat sulit.

Baca Juga :  Pemkab Karimun Gelar Rakor Soal Gereja Santo Joseph

“Pendidikan harus berjalan, belajar dirumah tidak akan maksimal, contohnya saya menyoroti pesantren, ptrotokoler kesehatan di pesantren itu harus ada, anak anak belajar secara online itu tidak maksimal,” ujarnya.

Nah, disinilah pemerintah harus punya konsep memberikan aturan, Pendidikan harus berjalan artinya angaran angaran untuk penambahan ini seperti disenfektan hansanitazer, dan masker juga harus ada itu penting sekali,” ucap Nyimas melalui telepon selulernya (28/05/2020) beberapa hari yang lalu.

Kendati demikian jelas Nyimas, Proses pembelajaran mesti diterapkan seperti bisa dengan ketentuan selalu mengedepankan protokoler kesehatan, ditambah lagi saat ini karimun menuju New Normal.

Baca Juga :  Anggota DPRD Karimun,Raja Rafiza Sumbang APD ke Puskesmas Durai

“Saya tidak menyalahkan pemerintah hanya saja kita berfikir kedepanya sepertia apa, kita belum maksimal , kedepannya saya minta betul betul tersistem, saat ini kita dihadapkan dengan masalah baru dan semua tidak bisa dengan Sim Salabim langsung jadi.

Hari Senin kami akan rapat internal, dan selasa saya akan reses dengan mengunjungi pondok pesantren mengundang kiayi kiyai serta guru guru pesantern dan menanyakan terkait pendidikan,” jelas Nyimas.

Dirinya juga berharap kedepan proses belajar mengajar dapat berjalan seperti biasa dengan mengutamakan protokoler kesehatan, menyediakan masker bagi pelajar, menyediakan wadah untuk mencuci tangan serta mengatur jarak duduk bagi seluruh siswa dan siswi, semoga wabah segera sirna di muka bumi ini,”harap Nyimas mengakhiri.*

(ronal)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Magang Nasional Batch I Ditutup, Kemnaker Perkuat Sertifikasi Kompetensi dan Akses Kerja
Polsek Minas Ringkus Pelaku Pencurian Motor dan HP di Pondok Kebun, Pelaku Sempat Kabur ke Solok
Kapolsek Tualang Subuh Keliling di Masjid Ar Rahmat, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Jauhi Narkoba
Operasi PETI Polda Riau: 29 Kasus Terbongkar, 1.167 Rakit Tambang Ilegal Dimusnahkan
Menaker: Perluasan Jaminan Sosial Harus Menjangkau Pekerja Informal
Aksi Nekat Buang Sabu Gagal Dua Pria Di Meranti Diciduk Polisi
Diduga Tanpa Dokumen Resmi, Nama L’Man Muncul di Pengiriman Ratusan Kilogram Daging Tujuan Karimun
Polda Kepri Gagalkan Penyeludupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau Tujuan Malaysia

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 03:15 WIB

Magang Nasional Batch I Ditutup, Kemnaker Perkuat Sertifikasi Kompetensi dan Akses Kerja

Jumat, 24 April 2026 - 12:26 WIB

Polsek Minas Ringkus Pelaku Pencurian Motor dan HP di Pondok Kebun, Pelaku Sempat Kabur ke Solok

Jumat, 24 April 2026 - 12:25 WIB

Kapolsek Tualang Subuh Keliling di Masjid Ar Rahmat, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Jauhi Narkoba

Jumat, 24 April 2026 - 11:06 WIB

Operasi PETI Polda Riau: 29 Kasus Terbongkar, 1.167 Rakit Tambang Ilegal Dimusnahkan

Jumat, 24 April 2026 - 10:48 WIB

Menaker: Perluasan Jaminan Sosial Harus Menjangkau Pekerja Informal

Berita Terbaru

Nasional

Polres Karimun Terima Kunjungan Tim Supervisi Baharkam Polri

Sabtu, 25 Apr 2026 - 03:16 WIB