Gatot Brajamusti Dikenal Religius, Ternyata Rumahnya Sering Dipakai Pesta Narkoba oleh Artis

- Jurnalis

Kamis, 1 September 2016 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Saya nggak nyangka, kok bisa kena kasus beginian. Dia orangnya baik sama warga. Suka bagi-bagi sembako sama yang minta-minta setiap Jumat,” ujarnya.

 

Liputankepri.com – Kediamanan Gatot Braja­musti atau kerap dipanggil Aa Gatot di Jalan Niaga Hijau X No 6, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang diduga sering dipergunakan pesta narkoba para artis.

Warga sekitar umumnya tidak mengetahui kalau ada penggeledehan di rumah Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) tersebut.

Menurut beberapa warga, Gatot baru menyewa rumah berukuran sekitar 200 meter persegi tersebut sekitar 4 bulan lalu.

Ketua RT 07/17 Kel Pondok Pinang, Ongko (42), awalnya mengaku menerima laporan dari warga bahwa rumah yang ditempati Gatot telah digeledah polisi.

“Setelah saya cek, memang ada penggeledahan tadi pagi (kemarin-red) sekitar pukul 07.00 WIB. Sekitar satu jam, polisi mengeledah rumah Aa Gatot,” kata Ongko,seperti yang dilansir tribunnews.com Senin (29/8/2016).

Dia mengakui ada beberapa barang yang sempat dibawa oleh anggota kepolisian.

Namun, dia tidak mengetahui benda-benda apa saja yang dibawa oleh pihak kepolisian.

Selain itu, petugas terlihat membawa Harimau yang sudah diawetkan dan seekor burung Elang hidup yang dilindungi.

“Beliau baru sekitar 4 bulan tinggal di sini dan ngontrak. Jadi nggak tahu aktivitas sehari-harinya,” ucapnya.

Warga sekitar mengenal Gatot sebagai sosok yang dermawan dan religius.

Hampir setiap Jumat, Gatot selalu membagi-bagikan uang Rp 100.000 dan sembako ke ratusan orang yang sebagian pengemis.

“Pak Gatot orangnya baik, suka menegur, sering beli bakso dagangan saya. Dan setiap Jumat dia bagi-bagi sembako dan uang Rp 100.000 ke seratus orang lebih di rumah ini,” kata seorang pedagang bakso keliling, Jangkung.

Hal senada disampaikan oleh Dalang, tetangga rumah Ga­tot.

“Saya nggak nyangka, kok bisa kena kasus beginian. Dia orangnya baik sama warga. Suka bagi-bagi sembako sama yang minta-minta setiap Jumat,” ujarnya.

Sementara itu, sopir pribadi Gatot, Jamal, mengungkapkan, biasanya ada lebih dari 200 warga yang mengantre di depan rumah saat pembagian uang dan sembako setiap Jumat.

Karena banyaknya warga yang berdatangan, pihak keamanan perumahan sampai turun tangan mengamankan bagi-bagi sembako dan uang tersebut.

“Awalnya dari 17 orang yang datang ke rumah. Tapi, lama-kelamaan orang pada datang dan terakhir jadi 275 orang datang,” tuturnya.

Lurah Pondok Pinang, Hendi Novriandi mengatakan, setelah mengetahui informasi dari Babinsa, pihak kelurahan mencoba terjun ke lokasi.

Karena terkait kenyamanan dan keamanan warga. Pasalnya, ada isu bahwa lokasi itu menjadi gudang narkoba.

Pesta narkoba

Menurut polisi, Gatot diduga kerap menggelar pesta narkoba di rumah di bilangan di Pondok Pinang, Kebayoran Baru.

Puluhan artis diduga sering datang ke rumah Aa Gatot.

“Ada indikasi ke sana (pesta narkoba). Perlu penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan itu,” kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat.

Ketika ditanya siapa saja artis yang pernah ikut pesta sabu di kediaman Gatot, Tubagus Ade enggan membeberkan lebih lanjut.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun
Polsek Kerinci Kanan Gulung Jaringan Narkoba, Kurir dan Bandar Berhasil Diringkus
Sektor Informal Masih Mendominasi, Wamenaker: Pemuda Perlu Ciptakan Lapangan Kerja Baru
Wakapolda Riau Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Meranti, Desa Banglas Barat Jadi Benteng Pesisir Lawan Peredaran Gelap
Viral Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, BMKG : Fenomena Optik Atmosfer
Menaker : Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya
Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usulan Gerbong KRL Khusus Perempuan
Pemerintah Tegaskan Kebijakan Propekerja Lewat Regulasi dan Program Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:12 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:00 WIB

Polsek Kerinci Kanan Gulung Jaringan Narkoba, Kurir dan Bandar Berhasil Diringkus

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:36 WIB

Sektor Informal Masih Mendominasi, Wamenaker: Pemuda Perlu Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:15 WIB

Wakapolda Riau Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Meranti, Desa Banglas Barat Jadi Benteng Pesisir Lawan Peredaran Gelap

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:45 WIB

Viral Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, BMKG : Fenomena Optik Atmosfer

Berita Terbaru

Liputan Kriminal

Polsek Sabak Auh Amankan Dua Orang Terkait Peredaran Gelap Narkoba

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:03 WIB