Hektar, Satgas Karhutla Siak Kesulitan Sumber Air

- Jurnalis

Senin, 29 Juli 2019 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Karhutla Siak saat melakukan pemadaman kebakaran hutan gambut di Siak, Riau. dok/rmc 

Satgas Karhutla Siak saat melakukan pemadaman kebakaran hutan gambut di Siak, Riau. dok/rmc 

Liputankepri.com, PekanbaruSatuan Tugas (Satgas) penanggulangan kebakaran hutan dan lahan Provinsi Riau mendapatkan kesulitan dengan mulai mengeringnya sumber air. Padahal, tim Satgas tengah gencar memadamkan api di lahan gambut di Kabupaten Siak tersebut.

Kepala Manggala Agni Daerah Operasi Siak, Ihsan Abdillah, Sabtu (27/7/2019), mengatakan upaya pemadaman dari darat sulit memperoleh sumber air. Petugas sudah melakukan penyekatan api dan mencoba membuat embung sebagai sumber air, namun air sangat minim didapatkan.

“Sumber air tidak ada dan sebagian dibuat embung tetapi airnya tidak banyak sehingga menyulitkan petugas, ditambah lagi yang terbakar ini gambut dalam,” kata Ihsan.

Ia mengatakan lokasi kebakaran di Desa Sri Gemilang Kecamatan Koto Gasib, Siak, berada di gambut dengan kedalaman lebih dari dua meter. Tiupan angin yang berubah-ubah juga menyulitkan petugas dalam proses pemadaman.

“Saat ini tim masih melanjutkan pemadaman hari ke-7, tim gabungan darat dan udara berusaha keras untuk melakukan penyekatan agar kebakaran tidak meluas,” katanya.

Ia mengatakan kehadiran helikopter yang menjatuhkan bom air dari udara cukup membantu proses pemadaman tim darat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siak, Syafrijal mengatakan Karhutla yang melanda daerah itu dalam sepekan terakhir ini sudah mencapai luas sekitar 30 hektare. Cuaca juga kering dan tidak ada hujan api terus menyebar di dalam permukaan lahan gambut.

Tim gabungan di darat terus melakukan pemadaman yang terdiri dari unsur BPBD, Manggala Agni, TNI/Polri dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Menurut dia, secara keseluruhan lebih kurang sudah 30 hektare yang terbakar, dan sebagian besar lokasi masuk konsesi perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Petugas Manggala Agni di lapangan, Ezwin Eko Sutarma mengatakan lahan yang terbakar adalah tanah gambut yang cukup dalam. Kedalamannya itu mencapai tiga sampai empat meter sehingga harus benar-benar dipadamkan sampai bawah tanah.

“Untuk melakukan pemadaman lanjutnya kendala utama yakni air. Pasalnya embung yang sangat kecil sehingga satu kali sedot sudah habis. Akibatnya petugas harus bekerja pindah-pindah mencari sumber air kira-kira sehari tiga kali,” ujarnya. (*)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Gede Adi Pimpin Hari Juang Polri 2026 di Meranti, Dorong Personel Perkuat Pelayanan Humanis
DPC Partai Demokrat Anambas Dukung Indonesia Asri, Laksanakan Gerakan Langit Biru Sambut HUT ke-25
Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky Bos Planet Batam, Buru Sampai ke Singapura
PT TIMAH Dukung Kenyamanan Ibadah Masyarakat Lewat Bantuan untuk Masjid Nur Hidayah Karimun
Bea Cukai Bengkalis dan Polri Bekuk Jaringan Narkotika Malaysia Jalur Laut
Sekda Sudandri Pimpin Evaluasi Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2025 di BPKAD Riau
Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
Bupati Asmar Buka Harapan Muda Cup I, 96 Tim Berebut Gelar Juara dan Jadi Ajang Cetak Atlet Muda Meranti

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Kapolres Gede Adi Pimpin Hari Juang Polri 2026 di Meranti, Dorong Personel Perkuat Pelayanan Humanis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:00 WIB

DPC Partai Demokrat Anambas Dukung Indonesia Asri, Laksanakan Gerakan Langit Biru Sambut HUT ke-25

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky Bos Planet Batam, Buru Sampai ke Singapura

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:24 WIB

PT TIMAH Dukung Kenyamanan Ibadah Masyarakat Lewat Bantuan untuk Masjid Nur Hidayah Karimun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:19 WIB

Bea Cukai Bengkalis dan Polri Bekuk Jaringan Narkotika Malaysia Jalur Laut

Berita Terbaru

error: Content is protected !!