Istri Kapolda Riau Apresiasi Batik Bono

- Jurnalis

Jumat, 28 April 2017 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Pangkalan Kerinci – Istri Kapolda Riau, Ny. Milawati Zulkarnain mengunjungi rumah batik andalan binaan program Community Development PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Jumat (27/4/2017), di BPPUT, Pangkalan Kerinci, Pelalawan.

Dalam kunjungannya Ketua Bhayangkari Polda Riau ini mengagumi hasil karya batik dengan kecenderungan warna yang berani, eye-catchy dan motif artistik yang terinspirasi dari alam.

“Saya lihat batiknya cenderung full color ya, berani warnanya, dengan ciri khas motif ombak bono, dedaunan, ada akasia, timunsuri, dan sebagainya. Semoga kerajinan batik ini semakin maju di bawah binaan Ibu Rina, dan pengrajinnya semakin bertambah,” kata Milawati yang didampingi Ketua Ikatan Wanita Riau Andalan (IWARA) sekaligus pembina Rumah Batik Andalan, Azrina Rudi Fajar, Ketua Bhayangkari Pelalawan, Ny. Imelda Arie Wibowo dan Manajer CD RAPP, Sundari Berlian.

Milawati juga terlihat antusias dan mengajak rumah batik andalan untuk berkolaborasi mengkreasikan batik menjadi busana modern yang bisa dipakai untuk acara formal maupun non formal.

“Batik memang menjadi ciri khas bangsa Indonesia, budaya masing-masing daerah itu bisa dimunculkan melalui batik, dan hasil kerajinan ini bisa dibawa ke dunia internasional bersama pihak kementerian terkait untuk diperkenalkan di negara lain,” ujarnya.

Selain mengapresiasi dan membeli sejumlah kain batik hasil karya para ibu rumah tangga binaan di sekitar Pangkalan Kerinci ini, Milawati juga memberikan masukan terhadap batik andalan.

Milawati Zulkarnain : Saya lihat batiknya cenderung full color ya, berani warnanya, dengan ciri khas motif ombak bono, dedaunan, ada akasia, timunsuri,

“Untuk pilihan bahan, saya rasa bisa ditambah dengan bahan lain, seperti bahan dobi, silk atau bahan kain lainnya, agar tidak monoton, tapi saya kagum, apalagi setelah melihat langsung, ternyata sulit juga membuat satu karya batik,” sarannya.

Namun demikian, Milawati juga mengajak masyarakat agar dapat menghargai kerajinan batik, sebab selain hasil karya yang bagus, proses pembuatan batik ternyata tidak mudah, karena banyak tahapan yang harus dilakukan guna mendapatkan hasil terbaik dan butuh ketekunan dan kesabaran dari pengrajinnya.

Sementara itu, Ketua IWARA, Azrina Rudi Fajar menyambut baik kunjungan istri Kapolda Riau beserta pengurus dan anggota Bhayangkari Polda Riau dan Polres Pelalawan ke Rumah Batik. Ia berharap dengan ada dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari ibu bhayangkari dapat semakin memperkenalkan pesona batik bono ke dunia luar.**

 

Reporter : Zuin

Editor      : Paan

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
Hidayat Pimpin KONI Meranti Periode 2026-2030, Wabup Muzamil Tekankan Kekompakan dan Prestasi
Hidayat Abdurrahman Kembali Dipercaya Pimpin KONI Kepulauan Meranti Periode 2026-2030
Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi
Bea Cukai dan Polda Riau Amankan 6,9 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate di Pekanbaru
Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi di Perairan Karimun
Polsek Kampar Kiri Gandeng Kompleks Pesantren dan Kelompok Tani, Tanam1 Ha Jagung Pipil Lamuru
Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai rawit dukung Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:29 WIB

Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel

Senin, 15 Juni 2026 - 09:32 WIB

Hidayat Pimpin KONI Meranti Periode 2026-2030, Wabup Muzamil Tekankan Kekompakan dan Prestasi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:32 WIB

Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:48 WIB

Bea Cukai dan Polda Riau Amankan 6,9 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate di Pekanbaru

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:58 WIB

Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi di Perairan Karimun

Berita Terbaru