Kebijakan Trump, Investasi Tiongkok ke Indonesia Melejit

- Jurnalis

Senin, 30 Januari 2017 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com – Investasi asal Tiongkok yang masuk ke Indonesia mengalami lonjakan yang cukup besar. Investasi dari negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu mencapai USD 2,7 miliar tahun lalu.

Jumlah tersebut meningkat lebih dari empat kali lipat jika dibandingkan dengan 2015 sebesar USD 628,3 juta.

Kepala Ekonom SIGC Divisi Riset SKHA Consulting Eric Alexander Sugandi mengatakan, investasi Tiongkok bakal terus melonjak seiring dengan kebijakan proteksionisme yang ditancapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Tiongkok bakal memperbesar pasar altenatif yang potensial, termasuk Indonesia.

’’Salah satu faktor antisipasi terhadap kebijakan Trump yang proteksionis, Tiongkok perlu mencari alternatif market,’’ seperti yang dilansir laman Jawa Pos kemarin (29/1).

Menurut Eric, Indonesia memang cukup menarik sebagai sasaran pasar. Selain memiliki populasi yang cukup besar, jumlah kelas menengah di Indonesia terus tumbuh.

Karena itu, mereka tidak segan mengalihkan investasi ke sini. Apalagi, pemerintah telah melakukan berbagai perbaikan kemudahan berusaha bagi para investor.

Peringkat investasi Tiongkok di Indonesia memang terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Pada 2016, Tiongkok merupakan investor terbesar ketiga bagi Indonesia.

Sebelumnya, Tiongkok berada di peringkat kelima pada 2015 dan ranking kedelapan pada 2014.

Kepala BKPM Thomas Lembong pun mengakui nilai investasi asal Tiongkok meningkat cukup drastis dalam setahun belakangan.

Menurut dia, hal tersebut seiring dengan peningkatan investasi Tiongkok di seluruh kawasan Asia Pasifik.

’’Jadi tidak heran juga kalau trennya dia (Tiongkok) akan menjadi investor terbesar (di sejumlah negara emerging markets),’’ ungkapnya.

Thomas melanjutkan, laju investasi asal Tiongkok juga tidak terganggu dengan sejumlah isu dalam negeri.

Di antaranya terkait dengan maraknya tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal Tiongkok dan demo besar-besaran pada 4 November serta 2 Desember lalu.

’’Isu tenaga kerja asing atau anti-Tionghoa masih belum membawa dampak yang terlalu negatif. Begitu juga dengan demo-demo besar kemarin. Semuanya masih manageable,’’ imbuhnya.

Deputi Bidang Pengendalian dan Penanaman Modal BKPM M. Azhar Lubis menambahkan, mayoritas investasi Tiongkok berasal dari pembangunan smelter dan pembangkit listrik.

Selain di sektor tersebut, mereka menanamkan modal di sektor properti dan perkebunan.

’’Mereka memang cukup besar (investasi) di sektor-sektor tersebut (smelter dan pembangkit listrik). Ada juga mereka masuk ke sektor akomodasi seperti hotel,’’ ujar Azhar Lubis.

Salah satu pusat industri smelter yang menerima banyak investasi Tiongkok adalah Kawasan Industri Konawe di Sulawesi Tenggara dan Kawasan Industri Morowali di Sulawesi Tengah.

Keduanya merupakan bagian dari program pengembangan basis industri logam. (ken/c19/sof)

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jumat Barokah: Sahabat H. Asmar Ringankan Beban Lansia di Kepulauan Meranti
Telaga Air Merah, Dari Bekas Waduk PDAM Terlantar Menjadi Berkah Wisata Alam Di Desa
Polsek Sungai Apit Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba & Police Go To School, Tanamkan Semangat Green Policing di Kalangan Pelajar
Polres Karimun Gelar “Gerakan Pasar Murah” Untuk Membantu Masyarakat
Polsek Meral Bakti Sosial Di Kelurahan Baran Barat
Polres Siak Laksanakan Peletakan Batu Pertama Rumah Layak Huni ke-6 dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-79
Ketum Lidik Krimsus RI Apresiasi Kampanye Dukung Program Ketahanan Pangan Polda Kepri
Bupati Karimun Ing. Iskandarsyah Dorong Pulau Kundur Jadi Pusat Ekonomi Baru

Berita Terkait

Minggu, 5 Oktober 2025 - 07:02 WIB

Jumat Barokah: Sahabat H. Asmar Ringankan Beban Lansia di Kepulauan Meranti

Senin, 22 September 2025 - 22:31 WIB

Telaga Air Merah, Dari Bekas Waduk PDAM Terlantar Menjadi Berkah Wisata Alam Di Desa

Jumat, 8 Agustus 2025 - 13:08 WIB

Polsek Sungai Apit Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba & Police Go To School, Tanamkan Semangat Green Policing di Kalangan Pelajar

Jumat, 8 Agustus 2025 - 10:59 WIB

Polres Karimun Gelar “Gerakan Pasar Murah” Untuk Membantu Masyarakat

Kamis, 7 Agustus 2025 - 09:11 WIB

Polsek Meral Bakti Sosial Di Kelurahan Baran Barat

Berita Terbaru