Keluar Masuk Meranti Wajib Kantongi Sertifikat Vaksin

- Jurnalis

Rabu, 14 Juli 2021 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERANTI-Satgas Covid 19 Kepulauan Meranti sepakat mengikuti ketentuan perjalanan dalam negeri yang tertuang dalam surat edaran yang dikeluarkan oleh Gubernur Riau Syamsuar, kemarin (13/7/21).

Dengan demikian setiap calon penumpang kapal domestik keluar dan memasuki wilayah Kepulauan Meranti akan diperketat. Pengetatan dengan pengawasan penuh mulai diberlakukan Rabu (14/7/21) ini.

Kebijakan tersebut berdasarkan hasil rapat koordinasi yang dipimpin oleh Wakil Ketua Satgas Covid-19, AKBP Eko Wimpiyanto SIK, yang diikuti oleh Sekda Kamsol beserta jajaran, Selasa (13/7/21) malam, di Indobaru Selatpanjang.

Selain mereka, rapat itu juga dihadiri Komandan Posal Selatpanjang Letda Laut Jerry Hendra, jajaran Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Selatpanjang diwakili oleh Petugas Keselamatan Berlayar Suharto.

“Dari hasil rapat malam ini terdapat beberapa poin telah disepakati. Salah satunya memberlakukan ketentuan pengetatan peraturan bagi penumpang dalam provinsi dan luar provinsi yang keluar masuk Meranti,” ungkapnya.

Secara rinci, terhadap calon penumpang antar kabupaten kota di Riau yang keluar masuk Kepulauan Meranti diwajibkan melengkapi kartu atau sertifikat vaksinasi, minimal dosis pertama. Selain itu harus melampirkan e-HAC atau riwayat perjalanan secara jujur.

Sedangkan untuk calon penumpang antar provinsi yang keluar masuk di Kepulauan Meranti, juga sama. Wajib mengantongi sertifikat vaksinasi minimal dosis pertama. Bahkan menurut Eko, calon penumpang harus melengkapi surat keterangan negatif Rapid PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 2×24 jam sebelum berangkat.

“Aturan ini wajib. Kami akan memperketat pengawasan oleh tim gabungan di seluruh pintu masuk. Terutama di Pelabuhan Domestik Tj Harapan Selatpanjang. Jika tidak lengkap, maka calon penumpang kita minta harus putar balik,” ungkapnya.

Begitu juga penyedia transportasi umum, tim gabungan akan rutin melakukan pengecekan armada jelang keberangkatan. “Kita minta penyedia tranportasi itu untuk mematuhi jarak aman penumpang, minimal 50 persen dari kapasitas kapal,” ungkapnya.

Tentunya langkah ini, menurut Eko sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 yang diasumsikan akan bertambah jika tidak dilakukan pengetatan secara ekstra.

Dari data Satgas Covid-19 Kepulauan Meranti, beberapa hari belakangan jumlah sebaran warga yang terjangkit kian mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya tidak lebih dari 30 kasus, dua hari terakhir naik menjadi dua kali lipat.

Seperti di sampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Meranti, jumlah kasus aktif yang tersebar mencapai 64 kasus. Sementara jumlah total sebaran kumulatif sebanyak 1135 kasus, sembuh 1039 kasus, dan yang meninggal dunia tercatat 32 kasus.

“Dari total kasus aktif di Kepulauan Meranti dominan terjadi di Teluk Belitung sebanyak 27 kasus. Seluruh pasien berasal dari PT. EMP Macca Strait. Untuk itu wilayah operasional kami tetapkan sebagai zona merah,” ungkapnya.

Photo
Rapat Satgas Covid-19 Kepulauan Meranti dipimpin oleh Kapolres Eko Wimpiyanto SIK didampingi oleh Sekda Kamsol yang diikuti oleh pihak terkait di Indobaru, Selasa (13/7/21) malam

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Rangsang Barat Gelar Goro Persiapan Penanaman Jagung Pipil
Polsek Tebing Tinggi Barat Bersama BUMDES Alai Selatan Panen Raya Cabe Rawit
Kejari Meranti Terima Penyerahan Tersangka Kasus Arang Bakau Oleh AL Masuk Tahap Dua
Curiga Isteri Hilang, Seorang IRT Ditemukan Meninggal Dalam Tangki Air
Peduli Lingkungan Bhabinkamtibmas Serahkan Lima Bibit Pohon, Green Policing Polres Kep Meranti
Hanya Hitungan Jam, Tiga Pencuri Sarang Walet Berhasil Dibekuk Polsek Merbau
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Cek Lahan Jagung di Desa Bagan Melibur
Polsek Merbau Lakukan Pengecekan Lahan Jagung Pipil di Desa Bandul, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:03 WIB

Polsek Rangsang Barat Gelar Goro Persiapan Penanaman Jagung Pipil

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:39 WIB

Polsek Tebing Tinggi Barat Bersama BUMDES Alai Selatan Panen Raya Cabe Rawit

Senin, 11 Mei 2026 - 16:18 WIB

Kejari Meranti Terima Penyerahan Tersangka Kasus Arang Bakau Oleh AL Masuk Tahap Dua

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:10 WIB

Curiga Isteri Hilang, Seorang IRT Ditemukan Meninggal Dalam Tangki Air

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:40 WIB

Peduli Lingkungan Bhabinkamtibmas Serahkan Lima Bibit Pohon, Green Policing Polres Kep Meranti

Berita Terbaru