Kota Meranti Di Guyur Hujan,Beberapa Ruas Jalan Tergenang Air

- Jurnalis

Selasa, 24 Januari 2017 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Selatpanjang– Setelah diguyur hujan semalaman, Kabupaten Kepulauan Meranti tetutama kota Selatpanjang dan sekitarnya mengalami kebanjiran.
Dari pantauan Awak media ini , hujan yang mengguyur pada Senin (23/1/17) sekitar pukul 01.00 WIB dan mulai reda sekitar pukul 13.00 WIB itu menggenangi sejumlah ruas jalan kota Selatpanjang.
 
Selain sejumlah ruas jalan yang tergenang air, aktivitas warga juga menjadi lumpuh. Para pedagang tidak bisa berjualan sehingga aktivitas pasar tampak sepi. Tanaman sejumlah petani juga ikut tenggelam dan terancam mati.
 
Ani, salah seorang pedagang pasar mengaku rugi karena tidak bisa menjual barang dagangannya akibat guyuran hujan yang tiada hentinya itu. Namun Ia tetap bersyukur meski demikian, tempat penampungan air hujan dirumahnya kembali terisi meski sebelumnya sempat membeli air hujan disalah satu rumah tetangganya untuk kebutuhan memasak dan mencuci.
 
“Hujan adalah rahmat, jadi kita harus tetap bersyukur. Karena ada hikmahnya dibalik semua itu. Begitu juga dengan saya meski tidak dapat jualan dipasar namun setidaknya saya tidak lagi membeli air hujan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
 
Sementara itu, Andi salah seorang warga Banglas juga mengungkapkan rasa syukur atas limpahan rahmat tersebut. Menurutnya meski sejumlah jalan kebanjiran namun warga tidak lagi mengeluh kebutuhan air.
 
“Beberapa hari ini, rumah kami juga sempat membeli air untuk memasak dan mencuci pakaian, dan alhamdulillah hari ini hujan jadi tak payah lagi beli air,” ucapnya.
 
Sebagaimana diketahui, guyuran hujan tidak hanya menenggelamkan sejumlah ruas jalan dikota Selatpanjang seperti Jalan Imam Bonjol, Teuku Umar, Jalan Siak, namun banjir juga hingga sejumlah kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti, seperti Kecamatan Merbau, Pulau Merbau, Tasik Putripuyu serta sejumlah kecamatan lainnya juga ikut kebanjiran.(Gun/An)**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Mangrove Meranti: Dugaan Peran Santo Cs dan Potensi Intervensi Penegakan Hukum Kian Menguat
Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud
APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun
Bupati Asmar Buka Perkemahan Besar III Pramuka Meranti, Tegaskan Pramuka Pilar Generasi Mandiri
Bupati Asmar Ajak Perkuat Hak Anak Penyandang Disabilitas
Diduga Ada Upaya Penghentian Kasus Perusakan Mangrove dan Batching Plant Ilegal di Meranti, Sumber Klaim Polisi “Sudah Diatur”
Bupati Asmar Sampaikan Jawaban Padum Fraksi DPRD Meranti
Wabup Muzamil Sampaikan RAPBD 2026, Prioritaskan Pelayanan Publik dan Infrastruktur

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:49 WIB

Kasus Mangrove Meranti: Dugaan Peran Santo Cs dan Potensi Intervensi Penegakan Hukum Kian Menguat

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:04 WIB

Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud

Jumat, 28 November 2025 - 17:35 WIB

APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun

Kamis, 27 November 2025 - 10:45 WIB

Bupati Asmar Buka Perkemahan Besar III Pramuka Meranti, Tegaskan Pramuka Pilar Generasi Mandiri

Rabu, 26 November 2025 - 17:36 WIB

Bupati Asmar Ajak Perkuat Hak Anak Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru

Berita

Jelang Nataru 2025, Polsek Tambang Gelar Rakor Pengamanan

Kamis, 4 Des 2025 - 19:36 WIB