Menelusuri PSK Impor Asal Cina Daratan Di Batam

- Jurnalis

Jumat, 27 Mei 2016 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Dunia hiburan dan esek-esek di Batam ternyata tak kalah jauh dari Ibukota Jakarta. Aktivitas dunia prostitusi itu terus hidup dan berkembang. Tidak saja prostitusi kalangan bawah, namun aktivitas prostitusi kalangan atas juga tersedia.

Salah satunya pekerja seks komersial (PSK) impor atau yang lebih dikenal dengan sebutan “cungkok”.

Cungkok ini biasa disematkan untuk sebutan PSK impor asal China daratan, yang tak bisa berbahasa Inggris atau bahasa lainnya.

Aktivitas cungkok dan PSK impor ini kerap beraksi di hotel-hotel dan tempat hiburan malam di Batam.

Mereka berasal dari sejumlah negara: China, Vietnam, Filipina, Uzbekistan, hingga beberapa negara Asia Tenggara lainnya.

Usia mereka rata-rata 18-30 tahun. Para cungkok itu tak bisa berbahasa Indonesia. Komunikasi yang digunakan dengan pelanggan menggunakan bahasa Tarzan atau isyarat.

Namun tentu saja mereka juga dilengkapi para perantara atau germo yang siap sedia memfasilitasi pelanggan dengan para PSK impor tersebut.

Keberadaan mereka sudah tak asing lagi. Tarifnya cukup lumayan. Mereka bisa menemani tamu kapan saja asal tarif cocok.

Para cungkok tersebut dibandrol dengan harga hampir merata. Maklum, “kualitas” tampilan mereka di atas rata-rata PSK lokal.

“Untuk LT (long time) Rp3,5 juta, kalau ST (short time) Rp1,5 juta,” ujar sebuah sumber kepada batamnews.co.id belum lama ini.

Para cungkok ini biasanya disediakan di hotel-hotel berbintang di Batam. Selain itu ada juga di karaoke-karaoke tertentu.

Mereka sengaja didatangkan dari sejumlah negara yang biasa “mengekspor” para PSK kelas atas.

PSK paling laris biasanya didominasi dari Uzbekistan. Selain bertampang Eropa, berkulit putih bersih, tinggi semampai, kecantikannya juga tak kalah menarik.

“Uzbekistan paling laris,” ujar sumber tersebut. Aktivitas para cungkok ini diduga ilegal. Selain hanya menggunakan paspor wisata, mereka juga tak mendapat pengawasan dari pihak Imigras Batam.

Kabarnya, aktivitas mereka ini bisa berjalan mulus, setelah adanya upeti-upeti ke sejumlah pihak, terutama pihak berwenang.

Para cungkok itu disediakan tempat khusus berbentuk rumah kontrakan. Di sana mereka menghabiskan waktu sebelum beroperasi pada malam hari.

Para cungkok tersebut juga jarang keluar dari rumah kontrakan mengingat aktivitas mereka yang selalu dijaga penuh para majikannya.

 

 

 

Sumber;Batamnews.co.id

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing
Polda Kepri Amankan Kurir Narkoba Jaringan Internasional di Pulau Buru, Karimun
Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada
Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan
Personel Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral IV Bersihkan Pantai bersama Warga Tanjung Uma Batam
Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun
Polsek Kerinci Kanan Gulung Jaringan Narkoba, Kurir dan Bandar Berhasil Diringkus
Viral Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, BMKG : Fenomena Optik Atmosfer

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:02 WIB

Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:41 WIB

Polda Kepri Amankan Kurir Narkoba Jaringan Internasional di Pulau Buru, Karimun

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:21 WIB

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:05 WIB

Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:35 WIB

Personel Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral IV Bersihkan Pantai bersama Warga Tanjung Uma Batam

Berita Terbaru

Kep Meranti

ASN Meranti Dilarang Live Streaming Saat Jam Dinas

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:50 WIB