Ngaku Dirampok,Ibu Ini Buat Laporan Palsu

- Jurnalis

Minggu, 27 November 2016 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Masih ingat kejadian yang dilaporkan oleh Riwayanti (35) warga Batuaji, pada Jumat (11/11/2016), mengenai perampokan yang dialaminya setelah selesai mengambil uang dari Bank BRI Pasar Melayu?

Ternyata laporan yang dibuatnya itu palsu alias tak ada kejadian perampukan yang dialaminya.

Riwayanti, membuat laporan ke Polsek Sagulung, dengan berita acara bahwa dirinya telah dirampok oleh pengendara sepeda motor FU di jalan R Suprapto sebelum lampu merah Simpang Putri Hijau.

Kepada polisi Riwayanti mengaku uang sebesar Rp 8 juta sudah hilang dirampas pelaku.

Kejadian tersebut pun langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Sagulung, namun setelah dilakukan penyidikan ternyata laporan tersebut tidak benar.

“Kita sudah melakukan penyidikan, kita datangi bank seperti yang ada laporan. Selanjutnya kita juga meminta rekaman CCTV, ternyata ibu tersebut tidak ada pergi ke bank,” kata Kapolsek Sagulung AKP Hendrianto, Rabu (23/11/2016).

Dia juga menjelaskan setelah diketahui bahwa laporan tersebut palsu, Anggota polsek Sagulung memanggil kembali korban yang membuat laporan.

“Saat kita mintai keterangan lebih lanjut, ternyata korban hanya ingin mengelabuhi suaminya yang sedang ada di luar kota, karena disuruh mengirimkan uang kepada keluarganya,”kata Hendrianto.

Hendrianto juga menjelaskan dari keterangan pelapor bahwa uang senilai Rp 8 juta seperti yang dilaporkan sudah habis terpakai olehnya.

“Saat kita minta keterangan ibu itu nangis-nangis minta tolong agar dirinya tidak di marahai oleh suaminya karena telah menghabiskan uang tersebut,” kata Hendrianto.

Hendrianto juga menuturkan sangat prihatin melihat kasus tersebut.

“Sebenarnya pelapor bisa kita kenakan pidana telah membuat laporan palsu, tetapi kita memberikan kesempatan kepada pelapor untuk tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.

Hendrianto juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Sagulung agar tidak membuat heboh masyarakat Sagulung dengan laporan palsu.

“Kejadian ini membuat kita sebagai penegak hukum sibuk, jadi kita berharap ke depan kita tidak mau hal serupa terjadi,” kata Hendrianto. (*)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Kepri Pimpin Groundbreaking Pembangunan Gedung Serba Guna Polda Kepri Tahun Anggaran 2026
Sidang Adat LAM Kepri Usir Penghina Bangsa Melayu dari Kota Batam
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing
Polda Kepri Amankan Kurir Narkoba Jaringan Internasional di Pulau Buru, Karimun
Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada
Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan
Personel Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral IV Bersihkan Pantai bersama Warga Tanjung Uma Batam
Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:07 WIB

Kapolda Kepri Pimpin Groundbreaking Pembangunan Gedung Serba Guna Polda Kepri Tahun Anggaran 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:23 WIB

Sidang Adat LAM Kepri Usir Penghina Bangsa Melayu dari Kota Batam

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:02 WIB

Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:41 WIB

Polda Kepri Amankan Kurir Narkoba Jaringan Internasional di Pulau Buru, Karimun

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:21 WIB

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Berita Terbaru