banner 200x200

Home / Featured / Karimun

Minggu, 28 Agustus 2016 - 21:14 WIB

Oknum ASN Ancam Pakai Parang Staf Kantor Camat Meral

“Walaupun oknum tersebut adik dari salah satu pejabat teras Karimun, tidak menjadi halangan, untuk memberikan saksi terhadap oknum itu sendiri. Sehingga, benar-benar memberikan pelajaran kepada para ASN yang melakukan aksi arogan dan premanisme apalagi mendatangi kantor pemerintahan.

 

Liputankepri.com,Karimun – Sekretaris Daerah (Sekda) Karimun H TS Arif Fadillah mengaku, belum mengetahui aksi premenisme yang dilakukan oleh oknum Aparatu Sipil Negara (ASN) berinisial N yang diketahui membawa parang dan mengancam salah seorang staf kantor Kecamatan Meral beberapa waktu lalu.

“Kalau benar, kita berikan sanksi tegas terhadap oknum ASN tersebut sesuai aturan yang berlaku. Dan saya akan perintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), untuk menelusuri apa permasalahan yang sebenarnya,” jawab Arif yang juga calon Sekda Provinsi Kepri ini saat di mintai tanggapannya, kemarin (25/8) kepada awak media.

Walaupun oknum tersebut adik dari salah satu pejabat teras Karimun, tidak menjadi halangan, untuk memberikan saksi terhadap oknum itu sendiri. Sehingga, benar-benar memberikan pelajaran kepada para ASN yang melakukan aksi arogan dan premanisme apalagi mendatangi kantor pemerintahan.

Baca Juga :  Rumah Pedagang Durian di Karimun Hangus Terbakar

“Sabar dulu, kalau datanya sudah lengkap kita laporkan ke Bupati. Sanksi paling berat adalah diberhentikan secara tidak hormat,” tegasnya.

Sebelumnya, Camat Meral, Eko Riswanto, mengaku kaget ulah oknum ASN tersebut. Pasalnya, secara terang-terangan aksi premanisme ditunjukan langsung kepada staf kantor Kecamatan Meral. Yang berdampak langsung terhadap mental stafnya, sehingga kenyamanan para staf untuk beraktivitas memberikan pelayanan kepada masyarakat terganggu.

“Intinya, saya tidak menginginkan oknum itu bekerja diwilayah saya,” ungkapnya.

Eko menceritakan saat itu dirinya didatangi oknum ASN tadi. Pelaku mengaku telah bertugas di wilayah Kecamatan Meral tepatnya di kantor Lurah Sei Raya. Lalu, mempertanyakan kapan kesranya dikeluarkan oleh pihak kecamatan. Namun, permintaan untuk berkoordinasi dengan bendahara kecamatan, malah disalahartikan oleh oknum tersebut.

Baca Juga :  Satu Keluarga Ini Dihukum Penjara 10-16 Tahun Bawa Narkoba

“Kejadian bermula karena salah penafsiran menurut saya. Pelaku kepada bendahara mengaku bahwa saya yang suruh mencairkan kesra. Itu titik pangkal permasalahan sehingga pelaku bertindak brutal terhadap korban dengan mengancam pakai parang. Padahal yang sebenarnya, silakan koordinasi dengan bendahara. Dan sayapun baru melihat dia masuk kantor,” tuturnya.

Sementara anggota DPRD Karimun M Yusuf Sirat, ketika dimintai tanggapannya mengecam prilaku oknum ASN. Dan tindakan tersebut, sangat berbahaya terhadap orang lain apalagi dilakukan di kantor pemerintahan.

“Benar-benar memalukan, jangan mentang-mentang oknum ASN itu adek pejabat. Ini harus menjadi perhatian khusus dari Pemkab Karimun, khususnya Sekda sebagai penanggungjawab pembina aparatur negara. Harus ada sanksi terhadap pelaku, agar sebagai contoh terhadap ASN lainnya, jangan seperti premenisme,” katanya.

Share :

Baca Juga

Karimun

Antisipasi Pungli Saat PPDB, UPP Gelar Sosialisasi

Karimun

Bupati Meranti Resmikan Rumah Singgah dan Silahturahmi Dengan Masyarakat Meranti di Karimun

Berita

Anggota DPRD Karimun,Raja Rafiza Sumbang APD ke Puskesmas Durai

Featured

Sosialisasi Tentang Peraturan Daerah Pemkab Karimun di Bandrol 100 Juta

Featured

Babak Pertama, Denmark Vs Australia Imbang 1-1

Karimun

Wagub Kepri Buka MUSKOMDA Pemuda Katolik Karimun Ke IV Di Gedung Nilam Sari

Featured

Polisi Amankan 6 Tersangka Kasus Judi Sie Jie

Karimun

PT Saipem serahkan bantuan 200 unit komputer ke Dinas Pendidikan
%d blogger menyukai ini: