banner 200x200

Home / Batam / Featured

Sabtu, 24 September 2016 - 18:54 WIB

BNNP Menilai Pejabat Setwan Kepri Merupakan Pecandu Narkoba

“Tapi walau sudah dinyatakan bebas dari narkoba, kemungkinan kembali pecandu menggunakan narkoba cukup besar. Oleh sebab itu peranan keluarga, dan juga niat dari pecandu sendiri untuk sembuh.”

 

Liputankepri.com,Batam – Kepala Sub-bagian Umum Sekretariat DPRD Kepulauan Riau, Amat Muhajir berdasarkan assement yang dilakukan pihak BNNP Kepri merupakan pencandu narkoba kelas berat. Sehingga berdasarkan assement, Amat akan menjalani rehabilitasi dalam jangka waktu yang cukup panjang.

 “Enam bulan rehab,” kata Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kepri, AKBP Bubung Pramiadi, kemarin.

Di Loka Rehabilitasi Batam di Nongsa. Pecandu kelas berat tak hanya menjalani rehabilitasi selama enam bulan saja. Setelah selesai di rehab di Loka, pecandu akan menjalani pasca rehab selama tiga bulan. Di pasca rehab ini, nantinya pihak Loka akan melihat sejauhmana penyembuhan ketergantungan pecandu.

Tapi walau sudah dinyatakan bebas dari narkoba, kemungkinan kembali pecandu menggunakan narkoba cukup besar. Oleh sebab itu peranan keluarga, dan juga niat dari pecandu sendiri untuk sembuh.

Baca Juga :  DPC Partai Gelora Sekupang sukses gelar Orientasi Kepartain (OK) Glora

“Assement terhadap dia (Amat Muhajir,red) kami lakukan pada Rabu (21/9) lalu,” ujar Bubung.

Mengenai proses hukum Amat Muhajir, Bubung mengatakan pihaknya masih melengkapi berkas penyidikan. “Sembari proses itu berjalan, kami letakan dulu yang bersangkutan di Loka,” ungkapnya.

Baca Juga :  Nurdin Basirun Serahkan Ranperda SOTK ke DPRD Kepri

Bubung mengadakan, ketetapan hukum terhadap Amat nantinya ditentukan oleh pihak pengadilan. “Kami hanya menyelidik, bagaimana nantinya. Di sidang pengadilan,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Amat Muhajir diamankan BNNP Kepri pada Kamis (15/9) lalu. Dari penggerbekan yang dilakukan, pihak BNNP Kepri menemukan beberapa butir narkoba jenis ekstasi. Dan dari pengakuan Amat ke penyidik, sudah mengkonsumsi barang haram tersebut semenjak tahun 2009. (ska/bp)

Share :

Baca Juga

Batam

Akhirnya Bareskrim Meringkus Enam Pelaku Penculikan WN Malaysia di Batam

Featured

Terminal Pelabuhan Tanjungbatu Kundur Mulai di Operasikan

Featured

Kejuaraan Piala Gubernur U20 Zona Karimun, Para Wasit dan Pelatihan Telah Dibekali Sertifikasi

Batam

Tutup Pelatihan Asistensi SAKIP Meranti 2019, Wabup Meranti Harap PNS Terus Tingkatkan Kinerja

Featured

DPD Partai Golkar Karimun Santuni Kaum Dhuafa dan Anak Yatim

Featured

Hendra Rita Disinyalir Berikan Keterangan Palsu di Persidangan

Featured

Data dan Fakta Menarik Jelang Atletico Madrid vs Bayern Muenchen

Featured

Pawai Tertib Lalu Lintas Mewujudkan Pemilu Damai 2024 di Kabupaten Bengkalis
%d blogger menyukai ini: