Pembongkaran Makam Keramat Bujang Sulung Kian Memanas

- Jurnalis

Jumat, 12 Februari 2021 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Pasca pembongkaran makam keramat Bujang Sulung kembali memanas, warga mendatangi lokasi makam tersebut saat penggusuran yang dilakukan pihak pengembang, Kamis (11/2/2021) pukul 17.00.Wib.

Dari pantauan awak media, warga berdatangan ke lokasi untuk melihat perkembangan makam sekaligus ingin memanjatkan doa namun tidak bisa masuk ke area pemakaman karena di kunci dan di jaga oleh petugas keamanan dari pihak PT Senimba.

Adu mulut sempat terjadi antara warga dan pihak keamanan saat proses penggusuran Makam keramat Bujang Sulung.

Dewan Penasehat Melayu Raya, Suherman kepada media Liputan Kepri mengatakan, pihaknya sudah membuat laporan ke Polda Kepri dan menemui anggota DPRD.

Baca Juga :  Kapolda Kepri Tinjau Langsung Kampung Tangguh di Desa Semedang

“Kami sudah membuat laporan ke Polda Kepri serta berkoodinasi kepada DPRD untuk Rapat Dengar Pendapat ( RDP) kepada pihak-pihak terkait seperti developer,” jelasnya.

Selain itu, Lembaga Adat Melayu (LAM) semestinya bukan hanya melihat peristiwa ini, namun harus mengambil sikap dan tindakan terhadap pembongkaran makam keramat Bujang Sulung.

“Bukan itu saja kata Suherman, ada oknum Ormas Melayu yang di ketuai oleh inisial UD yang terduga terlibat didalam pembongkaran makam keramat ini,” tegas Panglima Melayu ini.

Baca Juga :  Polda Kepri Bongkar Sindikat Jaringan Narkoba Internasional

Secara terpisah, Amat salah satu pihak keluarga mengatakan, sebelumnya ada pemberitahuan akan ada pembongkaran makam, namun pihak keluarga belum memberikan persetujuan.

“Pemberitahuan memang ada, namun belum ada persetujuan dari pihak keluarga, sebab kami sedang melakukan musyawarah dengan ketua adat,” ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya sangat menyayangkan tindakan oleh pengembang untuk melakukan pembongkaran dengan cara seperti ini.

“Tidak seharusnya mereka melakukan pembongkaran makam dan dengan cara seperti itu,” tambahnya.**

(Niko)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadiri Lepas Sambut Kakan Kemenag Meranti, Bupati Asmar: Mutasi Adalah Dinamika Organisasi untuk Jaga Kesinambungan Visi
Magang Nasional Batch I Ditutup, Kemnaker Perkuat Sertifikasi Kompetensi dan Akses Kerja
Polsek Minas Ringkus Pelaku Pencurian Motor dan HP di Pondok Kebun, Pelaku Sempat Kabur ke Solok
Kapolsek Tualang Subuh Keliling di Masjid Ar Rahmat, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Jauhi Narkoba
Operasi PETI Polda Riau: 29 Kasus Terbongkar, 1.167 Rakit Tambang Ilegal Dimusnahkan
Menaker: Perluasan Jaminan Sosial Harus Menjangkau Pekerja Informal
Aksi Nekat Buang Sabu Gagal Dua Pria Di Meranti Diciduk Polisi
Diduga Tanpa Dokumen Resmi, Nama L’Man Muncul di Pengiriman Ratusan Kilogram Daging Tujuan Karimun

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 09:47 WIB

Hadiri Lepas Sambut Kakan Kemenag Meranti, Bupati Asmar: Mutasi Adalah Dinamika Organisasi untuk Jaga Kesinambungan Visi

Sabtu, 25 April 2026 - 03:15 WIB

Magang Nasional Batch I Ditutup, Kemnaker Perkuat Sertifikasi Kompetensi dan Akses Kerja

Jumat, 24 April 2026 - 12:26 WIB

Polsek Minas Ringkus Pelaku Pencurian Motor dan HP di Pondok Kebun, Pelaku Sempat Kabur ke Solok

Jumat, 24 April 2026 - 11:06 WIB

Operasi PETI Polda Riau: 29 Kasus Terbongkar, 1.167 Rakit Tambang Ilegal Dimusnahkan

Jumat, 24 April 2026 - 10:48 WIB

Menaker: Perluasan Jaminan Sosial Harus Menjangkau Pekerja Informal

Berita Terbaru

Kriminal

Polsek Tualang Perketat Pengawasan, Narkoba Jadi Target Utama

Sabtu, 25 Apr 2026 - 09:45 WIB

Nasional

Polres Karimun Terima Kunjungan Tim Supervisi Baharkam Polri

Sabtu, 25 Apr 2026 - 03:16 WIB