Pengelolaan Limbah Medis B3 Di RSUD Meranti Diduga Tak Sesuai SOP

- Jurnalis

Sabtu, 18 September 2021 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meranti – Belakangan ini, pengelolaan limbah medis atau bahan beracun dan berbahaya (B3) di RSUD Meranti diduga tidak sesuai standar operasional (SOP), Pasalnya, selama beberapa hari limbah tersebut dibiarkan tergeletak begitu saja di luar gudang penyimpanan.

Limbah medis infeksius RSUD Kepulauan Meranti yang terbungkus kantong berwana kuning ditemukan berserakan di tempat terbuka luar gudang penyimpanan. Terlihat sampah tersebut menggunung dan tidak ditata dengan baik. Ironisnya, sebagian plastik sobek hingga sampah medis tersebut bisa dilihat siapa saja yang lewat areal itu.

Sesuai aturan limbah medis itu seharusnya disimpan di tempat penyimpanan sementara (TPS) yang nantinya akan diangkut oleh penanggung jawab, dalam hal ini RSUD bekerjasama dengan transportir PT Pratama Saoloan Green dan PT Wastec dan sesegera mungkin diangkut untuk dibawa ke Cilegon, kota yang berada di ujung barat laut Pulau Jawa. Belum diketahui penyebab pasti kenapa limbah medis itu belum juga diangkut pihak ketiga.

Sampah dan limbah B3 itu seharusnya disimpan dalam gudang penyimpanan paling lama 90 hari dan dikunci dengan rapat untuk menghindari akses oleh pihak yang tidak berkepentingan, terlindungi dari sinar matahari, hujan, angin kencang, banjir, dan faktor lain yang berpotensi menimbulkan kecelakaan atau bencana kerja, serta tidak dapat diakses oleh hewan.

Sementara itu berbeda dengan limbah yang ditangani oleh pihak RSUD Kepulauan Meranti. Tampaknya manajemen tidak serius dalam mengurus sampah yang berbahaya ini. Padahal bisa disusun dengan rapi dan gudang penyimpanan pun masih memiliki ruang yang luas.

Selain ditemukan berserakan diluar gudang penyimpanan, bungkusan limbah B3 itu juga terlihat berada diatas atap gudang, seperti dilarikan oleh binatang liar.

Mirisnya lagi, lokasi gudang yang ada sampahnya itu berjarak tak jauh dari mushala rumah sakit. Padahal, sampah-sampah tersebut merupakan salah satu sumber penyakit.

Direktur RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti dr. Suhadi ketika di konfirmasi media ini tidak munafikkan hal itu dan mengatakan limbah medis B3 tersebut di tumpukan di ruang terbuka dikarenakan TPS penuh.

“Terimakasih pak. Sejak pandemi limbah kita meningkat dan tempat penimbunan kita penuh makanya petugas kita timbun disitu didalam pagar agar tidak di bawak anjing,” kata dr. Suhadi kepada media ini melalui via telfon WhatsApp pribadinya,Sabtu 18/09/021.

Selanjutnya,” Biasanya satu atau dua Minggu sekali limbah diangkut oleh pihak ketiga, nanti dua atau tiga hari lagi diangkut pihak ketiga,” tambahnya,(tm).

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Rangsang Barat Gelar Goro Persiapan Penanaman Jagung Pipil
Polsek Tebing Tinggi Barat Bersama BUMDES Alai Selatan Panen Raya Cabe Rawit
Kejari Meranti Terima Penyerahan Tersangka Kasus Arang Bakau Oleh AL Masuk Tahap Dua
Curiga Isteri Hilang, Seorang IRT Ditemukan Meninggal Dalam Tangki Air
Peduli Lingkungan Bhabinkamtibmas Serahkan Lima Bibit Pohon, Green Policing Polres Kep Meranti
Hanya Hitungan Jam, Tiga Pencuri Sarang Walet Berhasil Dibekuk Polsek Merbau
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Cek Lahan Jagung di Desa Bagan Melibur
Polsek Merbau Lakukan Pengecekan Lahan Jagung Pipil di Desa Bandul, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:03 WIB

Polsek Rangsang Barat Gelar Goro Persiapan Penanaman Jagung Pipil

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:39 WIB

Polsek Tebing Tinggi Barat Bersama BUMDES Alai Selatan Panen Raya Cabe Rawit

Senin, 11 Mei 2026 - 16:18 WIB

Kejari Meranti Terima Penyerahan Tersangka Kasus Arang Bakau Oleh AL Masuk Tahap Dua

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:10 WIB

Curiga Isteri Hilang, Seorang IRT Ditemukan Meninggal Dalam Tangki Air

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:40 WIB

Peduli Lingkungan Bhabinkamtibmas Serahkan Lima Bibit Pohon, Green Policing Polres Kep Meranti

Berita Terbaru