Rere angkat bicara terkait Buka kembali Jackpot di Kota Batam

- Jurnalis

Rabu, 10 Mei 2023 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : ilustrasi (Google/Istimewa)

Keterangan foto : ilustrasi (Google/Istimewa)

Batam | Kota Batam terkenal sebagai segitiga persimpangan untuk perdagangan antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Karena posisinya itu, dan juga Batam dikenal sebagai pusat bisnis yang ramai, kini batam menjadi dunia Jackpot, Rabu (10/05/2023).

Jackpot sendiri terkenal dikalangan masyarakat Batam adalah Jenis permainan gelanggang elektronik (Gelper). Yang permainan jackpot sendiri adalah orang dewasa, bukan anak anak.

Kini Jackpot akhir akhir ini kembali dibuka di kecamatan Lubuk Baja, kecamatan Batu Ampar, kecamatan Sagulung dan Batu Aji oleh Oknum pengusaha, padahal masyarakat Batam tahu benar,” apa itu jackpot..???

Salah satu ibu-ibu ketika dijumpai awak media pada Rabu sekitar jam 02.30 wib di bilangan jodoh mengatakan ke awak media , Mas suami saya kumat lagi sejak jackpot sudah buka,” kenapa dibuka lagi. ucapnya.

“Mas kalau jackpot buka lagi, pasti kami sering ribut sama suami saya, karena suami saya pergi pagi balik subuh, kerja juga jadi malas, jackpot sudah tutup terakhir di simpang dam, kini buka lagi Saya berharap penegak hukum, Walikota Batam dan dinas- dinas terkait untuk bisa mengambil langkah tegas.”ucapnya.

Ketika diminta konfirmasi sumber lain di lokasi yang berbeda salah seorang ibu-ibu mengatakan sejak suaminya kecanduan bermain Jackpot sudah beberapa kali terjadi pertengkaran rumah tangga kami disebabkan selalu sering pulang larut malam bahkan Gaji yang diberikan pun tidak pernah utuh di bawa pulang kerumah, waktu itu. ini apalagi sudah mulai buka kembali.

Baca Juga :  Bea Cukai Batam Reekspor 25 Kontainer Limbah B3 Melalui Pelabuhan Batu Ampar

“Keberadaan Arena Gelanggang permainan mesin Elektronik (Jackpot ) Yang mana Jackpot ini semangkin populer dan permainan itu bukan permainan anak – anak yang bisa dimainkan dengan permainan orang dewasa.” cetusnya.

Ketika awak media melakukan Investigasi beberapa tempat jackpot, Modus untuk mengelabui aparat penegak hukum agar terhindar dari penutupan dengan cara mendapat kupon apabila pemain menang kemudian kupon tersebut ditukar dengan rokok ditempat yang sudah ditentukan dan tidak jauh dengan lokasi Jelas salah satu permainan.

Disisi lain Rembran Ahmad wakil ketua Pemuda Pujakesuma kota Batam mengingatkan kembali untuk pelaku usaha jackpot atau Gelper(gelanggang permainan elektronik) diantaranya ruang tempat khusus merokok tersendiri/ ventilasi udara yang cukup baik untuk menghindari penumpukan asap rokok yang dapat mengganggu kesehatan paru-paru pemain didalam ruangan permainan,kotak P3k beserta obat-obatan.

Urgensinya ,ruang musholla dengan logo musholla yang besar dimana suatu keharusan sebagai sentilan dan pengingat terhadap pemain, dan lain sebagainya. Dan adapun sejumlah tim-tim ahli yang harus dilengkapi diantaranya ahli mesin,ahli hukum pidana khusus 303,tim ahli editor dan supervisor yang ciamik yang dapat dipertanggung jawabkan keahliannya dalam bidangnya masing-masing

Baca Juga :  Taman Baca Rumah Stannia PT Timah Ajak Anak Geliatkan Literasi dengan Membaca Buku

Selama tiga bulan ke depan setelah gelanggang melakukan usahanya, baru di keluarkan jadwal untuk dilakukan pengecekan sesuai dengan tugas masing-masing tim. Tugas DPM-PTSP kota Batam hanya sebagai pendamping saja. Ucapnya.

Tim ahli berkerja dengan ahlinya masing masing dan berkerja secara Profesional dan Prosedur dan Proses berjalan pelaku usaha gelper tersebut untuk mengajukan ijin ke ARKI berkedudukan di Jakarta.

ARKI (Asosiasi Rekreasi Keluarga Indonesia) adalah sebagai wadah komunikasi dan konsultasi bagi usaha taman hiburan di Indonesia serta global partner IAAPA USA (International Association of Amusement Parks and Attractions) diharapkan mampu membina perusahaan-perusahaan nasional yang bergerak di bidang rekreasi, theme park, dan yang lainnya. Imbuhnya.

Rembran Ahmad yang akrab disapa mas Rere juga menyebutkan bahwasanya celah kecurangan dalam permainan gelper biasanya ada di mesin, yang selalu di otak-atik oleh oknum mekanik yang notabenenya ada kecurangan.

“Rere juga meminta kepada instansi terkait, coba cek ijin apa yang digunakan dan kepada Pihak penegak hukum untuk cek ke Lokasi apakah ada unsur 303”. tegasnya.

Sampai berita ini ditayangkan Awak media berupaya menginformasi ke Kapolda Kepri dan Dinas-dinas terkait.**

 

Reporter : Niko Riadi

Editor : Agustian Indramajid

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker Bertindak Cepat Atas Permasalahan Kerja di Hari Libur Nasional Wajib Bayar Lembur
Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Sat Reskrim Polres Siak Gelar Sosialisasi KUHAP bagi PPNS
SIM Digital Resmi Hadir, Cukup Tunjukkan Identitas Berkendara Melalui Smartphone.
Pemdes Kelemantan Barat Salurkan BLT-DD Tahap I Kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
Polres Meranti Rangkul Pemuda Desa gogok Lewat Program Jum’at Curhat
Lewati Beragam Tahapan Seleksi, 36 Siswa Raih Kesempatan Masuk Kelas Beasiswa PT TIMAH
PT TIMAH Hadir untuk Masyarakat, Hewan Kurban Dibagikan ke Desa-Desa Operasional
Jelang Idul Adha 2026, PT TIMAH Salurkan Ratusan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Operasional
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:22 WIB

Wamenaker Bertindak Cepat Atas Permasalahan Kerja di Hari Libur Nasional Wajib Bayar Lembur

Senin, 25 Mei 2026 - 16:30 WIB

Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Sat Reskrim Polres Siak Gelar Sosialisasi KUHAP bagi PPNS

Senin, 25 Mei 2026 - 11:24 WIB

SIM Digital Resmi Hadir, Cukup Tunjukkan Identitas Berkendara Melalui Smartphone.

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:14 WIB

Pemdes Kelemantan Barat Salurkan BLT-DD Tahap I Kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:45 WIB

Polres Meranti Rangkul Pemuda Desa gogok Lewat Program Jum’at Curhat

Berita Terbaru

Kep Meranti

ASN Meranti Dilarang Live Streaming Saat Jam Dinas

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:50 WIB

Kep Meranti

Perkuat Korwas PPNS, Polres Meranti Bahas Implementasi KUHAP 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 16:20 WIB