Sulfanow Putra Minta Jalur Pelayaran Internasional Karimun Dibuka

- Jurnalis

Selasa, 22 Maret 2022 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun | Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menetapkan tiga pelabuhan di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) untuk melayani jalur internasional, seperti Batam, Tanjungpinang dan Bintan.

Aturan ini juga tertuang dalam Surat Edaran (SE) yang diterbitkan Kemenhub beberapa waktu silam. Kendati demikian, untuk Kabupaten Karimun sendiri hingga saat ini belum ada kabar mengenai pembukaan jalur pelayaran internasional pada bulan April mendatang.

Menanggapi hal tersebut salah satu anggota legislator di DPRD Karimun dari Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) Sulfanow Putra turut memberikan, kritikan pedas terkait kebijakan pembukaan jalur pelayaran internasional itu.

Menurutnya, kebijakan yang dikeluarkan terkesan “menganak tirikan”, serta pilih kasih terhadap wilayah Kabupaten Karimun. Padahal, Kabupaten Karimun merupakan salah satu pelabuhan yang turut menyediakan jalur keberangkatan untuk Malaysia dan Singapura.

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi KPK Ingatkan Pemrov Kepri Soal Potensi Korupsi Izin Pertambangan

Tak hanya itu saja, diketahui Kabupaten Karimun juga menjadi penyumbang wisata mancanegara (wisman, red) terbanyak setelah Kota Batam,” tegas Putra.

Terlebih, aturan protokol kesehatan yang diterapkan di Pelabuhan Internasional Kabupaten Karimun tergolong ketat dan mengikuti standarisasi dari Kementerian Kesehatan.

“Kebijakan ini tidak adil dan terkesan menganaktirikan Karimun. Jika ingin dibuka, buka semu pelabuhan di Kepri yang menyedikan keberangkatan internasional, jangan pilih-pilih. Katanya pemerintah provinsi siap mendukung pemulihan ekonomi daerah, mana buktinya ?,” ungkapnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/3/2022).

Baca Juga :  Kondisi APBD sangat sulit, Bupati Karimun efesiensikan belanja pegawai

Ia juga menerangkan, memasuki tiga tahun masa pandemi serta penutupan jalur internasional di Pelabuhan tersebut banyak masyarakat serta pengusaha yang terdampak. Akibatnya, efek domino kesulitan yang berkelanjutan.

Dirinya mengharapkan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dapat mengkaji serta memperjuangkan Kabupaten Karimun agar dapat membuka jalur internasionalnya kembali.

Sebelumnya, Bupati Karimun Aunur Rafiq juga telah menyurati Gubernur Kepri untuk memberikan izin pembukaan jalur pelayaran Internasional. Namun, hingga saat ini aturan tersebut belum berubah.

“Jadi kami mengharapkan bapak Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang terhormat dapat memperjuangkan Karimun agar dapat membuka jalur pelayaran internasionalnya seperti halnya Batam, Tanjungpinang dan Bintan,” ungkapnya.**

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Desa Pongkar Evakuasi Dua Nelayan Hilang di Perairan Tokong Hiu
Polres Karimun Amankan Car Free Day, Lalu Lintas Tertib dan Kondusif
Satpolairud Polres Karimun Gagalkan Pengiriman 9,5 Ton Timah Ilegal di Karimun, Dua Tersangka Diamankan
Kapolres Karimun Cek Pos Satkamling, Serapan Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas
Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun
Respon Cepat Samapta Polres Karimun Padamkan Kebakaran
Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan
Razia Gabungan di Tempat Hiburan Malam Karimun Nihil Narkoba

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 13:34 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Pongkar Evakuasi Dua Nelayan Hilang di Perairan Tokong Hiu

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:46 WIB

Polres Karimun Amankan Car Free Day, Lalu Lintas Tertib dan Kondusif

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:01 WIB

Satpolairud Polres Karimun Gagalkan Pengiriman 9,5 Ton Timah Ilegal di Karimun, Dua Tersangka Diamankan

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:36 WIB

Kapolres Karimun Cek Pos Satkamling, Serapan Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:12 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun

Berita Terbaru