Tenaga Honorer Tamatan SMA Tetap Dirumahkan, Ini Kata Sekda Meranti

- Jurnalis

Kamis, 20 Mei 2021 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELATPANJANG – Baru-baru ini kalangan masyarakat di Kepulauan Meranti khususnya pegawai Honorer di lingkungan pemerintah kabupaten dibuat heboh dengan beredar luasnya tangkapan layar pesan WhatsApp terkait akan dirumahkannya tenaga honorer tersebut.

Adapun informasi yang belum bisa dipertanggungjawabkan itu bertuliskan: “Hasil rapat tadi siang mengenai honor, akan dirumahkan tanggal 1 besok SMA dan D3 dirumahkan sedangkan S1 sesuai jurusan, pengecualian untuk Satpol PP, Damkar, Perhubungan dan Kebersihan.”

Terkait hal ini tentu saja membuat risau sejumlah tenaga honorer tamatan SMA dan D3 yang berjumlah ribuan itu. Apatah lagi hal itu diperkuat dengan wacana dan kebijakan Bupati Kepulauan Meranti terpilih, H Muhammad Adil yang akan memberhentikan sebagian tenaga non PNS tersebut.

Kerisauan tenaga honorer itu pun mereka tuliskan di laman media sosial. Banyak diantara mereka yang mengatakan akan terjadi gelombang pengangguran di Kepulauan Meranti jika wacana itu benar-benar diwujudkan dan mereka pun tidak bisa membayangkan bilamana kedepannya mereka tidak bisa lagi menafkahi keluarga. Tak pelak banyak warganet lainnya yang prihatin terhadap kondisi tersebut dan memberikan dukungan moral, sehingga tagar Save Honorer Kepulauan Meranti pun menjadi populer di media sosial.

Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Dr H Kamsol yang dikonfirmasi mengenai hal ini membenarkan jika pihaknya telah menggelar rapat terkait tenaga honorer, namun dia mengatakan belum ada pembahasan yang menyebutkan akan dilakukan pemberhentian tenaga honorer.

“Kita memang ada melakukan rapat terkait tenaga honorer ini, namun yang kita bahas itu mengenai anggaran belanja terkait gaji honorer dan pendataan kebutuhan tenaga honorer di setiap OPD. Jika terkait merumahkan tenaga honorer, kita belum mengarah kesana, dan itu tetap menunggu instruksi pimpinan,” kata Kamsol, Kamis (20/5/2021).

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau itu juga mengatakan jika dirinya juga mendapatkan tangkapan layar WhatsApp terkait akan dirumahkannya para tenaga honorer, namun dia tidak mengetahui persis darimana itu bisa beredar dan informasi itu juga belum bisa dipertanggungjawabkan.

“Saya juga mendapatkan informasi seperti itu, namun saya juga tidak tahu siapa yang mengirim dan membuatnya. Yang jelas itu tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan dan jika pun Pemkab yang mengeluarkan informasi seperti itu sudah tentu melalui surat, namun sampai hari ini kan belum ada surat resminya,” pungkas Kamsol.

Sementara itu, terkait isu pengurangan tenaga honorer di lingkungan pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Bupati akan tetap merumahkan honorer yang hanya tamatan SMA dan lebih memprioritaskan tamatan sarjana untuk bekerja, namun bukan tanpa solusi, mereka yang sudah dirumahkan tersebut akan diberikan solusi dengan menjadikannya sebagai wirausaha dengan terlebih dahulu diikutsertakan dalam pelatihan. Diharapkan melalui program tersebut dapat mendukung ekonomi dan kesejahteraan keluarga.

Selain itu dikatakan, tidak semua tenaga honorer tamatan SMA yang akan dirumahkan. Tentunya akan ada penilaian tersendiri yang membuat honorer tersebut tetap bertahan.

“Bagi honorer yang dinilai produktif akan tetap dipertahankan tapi bagi yang tidak produktif terpaksa harus dirumahkan, artinya tenaga honorer yang dipekerjakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dari OPD yang bersangkutan,” ungkap Adil.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari ke-45, Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Siak Terus Dikebut
Kemnaker Fasilitasi 15 Skema Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan MagangHub
Menaker Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Polres Karimun Amankan Tempat Ibadah dan Objek Wisata Saat Idul Adha, Waisak dan Libur Panjang
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Kebangsaan
Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari Hormati Kebijakan Penertiban Panglong Arang Bakau
Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi
Operasi Patuh 2026 Bakal Digelar mulai 8 Sampai 21 Juni

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:40 WIB

Hari ke-45, Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Siak Terus Dikebut

Senin, 1 Juni 2026 - 19:38 WIB

Kemnaker Fasilitasi 15 Skema Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan MagangHub

Senin, 1 Juni 2026 - 12:41 WIB

Menaker Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Senin, 1 Juni 2026 - 12:18 WIB

Polres Karimun Amankan Tempat Ibadah dan Objek Wisata Saat Idul Adha, Waisak dan Libur Panjang

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Berita Terbaru