Terkait Kasus Oknum PNS Meranti Disebut “PELAKOR” BKD Tunggu Keterangan Suami..

- Jurnalis

Selasa, 13 Maret 2018 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,MERANTI, – Terkait kasus oknum PNS Meranti disebut Perebut Laki Orang alias Pelakor, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, masih menunggu keterangan dari pihak sang suami.

Sang suami bernama Muhammad Nurwahyudi yang diketahui bekerja sebagai Nakhoda di Kapal Batam Jet telah dilakukan pemanggilan pertama oleh pihak BKD Meranti, namun belum bisa memenuhi panggilan itu dengan alasan dalam kondisi sakit.

“Kedua belah pihak telah kita panggil dan telah dimintai keterangan, hanya saja masih menunggu keterangan dari sang suami. ”

Namun sang suami belum bisa kita minta keterangan karena saat dilakukan pemanggilan sang suami belum bisa hadir karena saat ini masih di Dumai dalam kondisi sakit,” ujar Kepala BKD Kepulauan Meranti Alizar, melalui Sekretaris Bakharudin MPd, didampingi Kabid Pengembangan Pembinaan dan Kinerja Haramaini, kepada awak media saat di temui di ruang kantor, Selasa (13/3/2018) siang.

Diungkapkan Bakharudin, pengakuan sakit dari sang suami bukan tanpa bukti melainkan telah menunjukkan keterangan dari pihak rumah sakit. Sementara terkait toleransi yang dilakukan BKD telah melayang surat pemanggilan pertama, kemudian akan dilanjutkan dengan pemanggilan kedua dan seterusnya.

“Kita telah melakukan pemanggilan pertama, selanjutnya dalam tenggang waktu seminggu kembali akan kita lakukan pemanggilan kedua. Kemudian jika masih belum bisa hadir dalam tenggang waktu seminggu kembali kita panggil lagi, dan jika masih tidak hadir baru kita ambil tindakan selanjutnya,” ungkap Bakharudin.

Dijelaskan Bakharudin pula, pihaknya akan segera menindaklanjuti persolan ini dikarenakan selain persoalan oknum PNS yang disebut pelakor ini, sebelumnya juga ada persoalan terkait satu orang merupakan Oknum Guru yang tertangkap di Wisma Diva oleh Satpol PP Meranti.

”Ada dua orang Oknum PNS yang bermasalah, satu orang merupakan Oknum Guru yang tertangkap di Wisma Diva oleh Satpol PP Meranti dan satunya lagi Oknum PNS yang bekerja di pemerintahan Pemkab Meranti, rencananya kedua oknum ini akan kita sidangkan diwaktu yang sama,” jelasnya.

Bakharudin juga berjanji akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut dan akan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Secepatnya akan kita proses, karena kalau Oknum Guru yang tertangkap di Wisma Diva oleh Satpol PP Meranti telah selesai dipanggil dan hanya menunggu persidangan. Kita masih menunggu kasus oknum pelakor ini, mudahan-mudahan persolan ini segera selesai,” harapnya.(An)

 

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perluas Perlindungan Pekerja, Menaker : Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen Berlaku bagi Peserta BPU
27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat
Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional
Polres Meranti Rampungkan Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Hari Ke 11 Capai 100 Persen
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
Operasi Antik 2026 Polsek Tebing Tinggi Ringkus Di Duga Pengedar Sabu Nipah Sendanu
Wakil Bupati Muzamil Hadiri Anugerah Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026
Tingkatkan Keamanan Wilayah, TIM RAGA Polres Siak Gelar Patroli Skala Besar

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 22:54 WIB

Perluas Perlindungan Pekerja, Menaker : Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen Berlaku bagi Peserta BPU

Selasa, 28 April 2026 - 15:16 WIB

Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional

Senin, 27 April 2026 - 11:10 WIB

Polres Meranti Rampungkan Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Hari Ke 11 Capai 100 Persen

Senin, 27 April 2026 - 09:05 WIB

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Senin, 27 April 2026 - 09:02 WIB

Operasi Antik 2026 Polsek Tebing Tinggi Ringkus Di Duga Pengedar Sabu Nipah Sendanu

Berita Terbaru

Berita

Anggota DPR RI Tinjau Kawasan Industri Tanjung Buton

Rabu, 29 Apr 2026 - 01:17 WIB

Berita

Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:47 WIB