class="wp-singular post-template-default single single-post postid-39169 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti / Kesehatan

Senin, 12 Juli 2021 - 20:27 WIB

Tiba Di Pelabuhan Selatpanjang, 6 ABK Kapal Tanker M1 Dinyatakan Positif Covid-19

Selatpanjang | Sebanyak 6 orang Anak Buah Kapal (ABK) kapal tanker M1 yang tiba di Pelabuhan Selatpanjang, Kepulauan Meranti dinyatakan positif Covid-19.

Kapal tersebut diketahui datang dari pulau Jawa membawa sembako ke Kepulauan Meranti.

Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kepulauan Meranti saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Dijelaskannya saat ini ke 6 orang tersebut saat ini sudah diisolasi di Balai Latihan Kerja (BLK) Kepulauan Meranti.

“Melalui tracing yang dilakukan oleh KKP (Kator Kesehatan Pelabuhan) ditemukan ada 6 orang yang dinyatakan positif dan langsung dilakukan isolasi di BLK Jumat malam,” Ujar Fahri kepada Awak media (11/7/2021).

Dijelaskan Fahri setiap ABK kapal yang tiba di Kepulauan Meranti memang dilakukan pemeriksaan ketat untuk mengantisipasi Covid-19 oleh tim yang bertugas, dimana saat pemeriksaan di kapal tersebut ditemukan sejumlah orang yang reaktif.

Walaupun demikian Fahri mengatakan tidak semua ABK kapal yang dinyatakan positif, dimana sejumlah ABK lainnya telah menjalani pemeriksaan dan dinyatakam Negatif Covid-19.

Namun para ABK yang dinyatakan negatif tersebut tetap harus menjalani isolasi di Kepala selama 14 hari ke depan.

“Jadi mereka yang dinyatakan negatif tidak boleh kemana-mana dan isolasi mandiri di dalam kapal sampai 14 hari ke depan,” beber Fahri.

Dirinya menjelaskan selama itu juga kapal tidak diperbolehkan untuk berangkat dari Kepulauan Meranti sampai dinyatakan benar-benar aman 14 hari ke depan.

Sementara itu dari keterangan pihak Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Selatpanjang, kapal tersebut merupakan kapal jenis tanker berasal dari pulau Jawa yang membawa semen dan sembako. Saat ini kapal tersebut berlabuh di Pelabuhan 1 Pelindo Selatpanjang.

“Jadi kapal itu awalnya dari Pulau Jawa dan sempat singgah di Bengkalis lalu tiba di Selatpanjang,” ujar Petugas Keselamatan Berlayar KSOP, Suharto Minggu (11/7/2021).

Dirinya menjelaskan kapal tersebut tiba di Selatpanjang Jumat (9/7/2021), dimana saat itu diketahui ada ABK yang mengalami gejala demam.

“Setelah ada yang demam, KKP kemudian melakukan pemeriksaan dsn ditemukan ada yang reaktif, hingga akhirnya mereka kemudian diisolasi,” terangnya.

Dijelaskan Suharto kapal juga sampai saat ini muatan semen yang ada di kapal tidak diperbolehkan untuk dilakukan bongkar muat.

“Sebelumnya sempat bongkar muatan sembako di Bengkalis, ke Selatpanjang untuk mengantarkan muatan semen. Tapi sekarang tidak lagi dibolehkan sampai kondisi dinyakan aman,” tuturnya.

Suharto mengatakan pihaknya juga telah melakukan langkah pencegahan dengan langsung melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh bagian kapal.

“Kemarin kapal juga sudah kita semprot dengan disinfektan, ABK lainnya yang dinyatakan negatif juga akan tetap di kapal untuk isolasi mandiri 14 hari.” Pungkasnya.**

Share :

Baca Juga

Batam

Ketua Melayu Raya Silaturahmi Dengan Ketua Wartawan PWRI-B Meranti

Kep Meranti

78 Atlet Bulutangkis Kapolres Cup III Berlaga Di PB Sahabat

Ekonomi

Mulai Sore Ini Masyarakat Rangsang Barat Sudah Dapat Nikmati Listrik 18 Jam

Kep Meranti

Pemuda dan Masyarakat Tasik Putri Puyu Gelar Gotong Royong Masal

Karimun

Diduga Kekurangan BBM,Tujuh Crew Kapal TB Buana Power 5 Asal Karimun Terdampar

Kep Meranti

​Komisi II DPRD Meranti Tinjau Pasar Modern 

Kep Meranti

Bacabup Meranti Santuni Anak Yatim Di Kediamannya

Kep Meranti

Banyak Terobosan di 100 Hari Pertama, Kinerja Kapolri Listyo Sigit Diapresiasi Anggota DPRD Meranti
error: Content is protected !!