liputankepri.com, Rangsang Barat – Warga Dusun Demba dan Dusun Padi, Desa Anak Setatah, Kecamatan Rangsang Barat, mengkhawatirkan terjadinya musibah akibat kondisi tiang kayu yang di gunakan sebagai penyangga kabel listrik. Pasalnya sudah lima tahun tiang kayu tersebut belum diganti dengan tiang listrik PLN yang semestinya..

Hingga saat ini warga hanya bisa pasrah dengan kondisi tiang PLN di daerah mereka yang terbuat dari kayu. Meski demikian warga tetap berharap segera diganti dengan tiang yang lebih aman, apalagi belum pernah di ganti dengan tiang yang semestinya. Sementara Pemerintah Kabupaten Meranti hanya memberikan bantuan kabel listrik.
“Meskipun sudah mendapat bantuan kabel dari pemerintah melalui Distamben, namun hingga saat ini warga belum mendapatkan bantuan tiang listrik yang lebih aman, di bandingkan hanya memakai kayu seadaanya untuk kebutuhan listrik di dusun kami,” ungkap M. Amin (55), warga Dusun Demba, Desa Anak Setatah, Selasa (11/7) Siang.
Amin juga mengatakan, warga juga telah mengajukan segalai bentuk proposal untuk berbagai kalangan. Mulai dari Desa hingga Camat sampai untuk partai politik hingga DPRD sudah diajukan, namun hasilnya hingga saat ini masih menggunakan tiang kayu sebagai penyangga kabel listrik.
“Sebelumnya kami juga sudah mengusulkan dalam musrenbang, namun belum ada tindakan. Saat ini asal tiang kayu kami tumbang, masyarakat segara mengantinya menggunkan tiang kayu pinang dan sagu. Kondisi seperti ini sudah lima tahun dirasakan masyarakat. Kami takut saja, apabila tidak aman kalau gelap anak-anak main bahaya nantinya,” ungkap Amin.
Kondisi ini mendapat perhatian serius dari DPRD Meranti, dengan segera melakukan koordinasi dengan pihak Ranting PLN. Selain itu akan langsung melakukan peninjauan kondisi sebenarnya disana
“Kita akan berkordinasi pihak PLN dan langsung kesana untuk melihat kondisi sebenarnya, dan akan di lihat bagaimana kondisi aman tidaknya,” ucap anggota Komisi II DPRD Meranti, Dedi Putra.
Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Meranti, Edi Mashudi mengatakan, dirinya jga telah mengkonfirmasi hal tersebut kepada pihak PLN, dalam waktu dekat akan melakukan peninjauan
“Kita sudah telpon pihak PLN, dalam waktu dekat PLN bersama DPRD akan turun angsung melihat kondisi PLN di sana,” ungkap Edi kepada wartawan.
Hal tersebut di benarkan oleh Kepala PLN Rayon Selatpanjang, Anas Yasin saat di konfirmasi wartawan melalui ponselnya
“ya saya sudah di telpon anggota DPRD, kita akan turun bersama nantinya. Maaf ya saya lagi rapat nanti saya kordinasi lagi,” ungkap Anas. (win)










