Liputankepri.com.SELATPANJANG – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian lomba keluarga harmonis, Bina Keluarga Balita Holistik Integratif (BKB HI) dan lomba Pusat Informasi Konseling (PIK) Remaja tingkat Provinsi Riau dipusatkan di Desa Banglas Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (4/5)
Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Riau Drs Yenrizal Makmur beserta rombongan, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Meranti Hj Syamsiar Said Hasyim, Perwakilan dari Kecamatan Tebingtinggi Masnawi SAg, Kades Banglas Syamsurizal dan para undangan lainnya.
Dalam penyampaiannya, Hj Syamsiar SE mengatakan, saya mewakili Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Meranti Hj Nirwana Sari Irwan SE sekaligus Pemda Kepulauan Meranti mengucapkan selamat datang bapak Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Riau beserta rombongan yang telah sudi melaksanakan penilaian perlombaan keluarga harmonis, BKB HI dan PIK Remaja di Desa Banglas Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Kepulauan Meranti ini.
” Tentunya, besar hati kami mengharapkan dengan adanya pelaksanaan perlombaan ini semoga Kabupaten Kepulauan Meranti mendapat nilai yang memuaskan dan penghargaan nantinya,” ujar Syamsiar.
Menurut Hj Syamsiar Said Hasyim yang selaku Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Meranti ini juga, pembentukan keluarga harmonis, BKB HI dan PIK Remaja ini tujuannya sebagai sarana melindungi keluarga maupun generasi muda dari bahaya narkoba, HIV/AIDS, Seks bebas dan hindarkan dari perkawinan usia dini.
” Oleh karenanya, kami akan berjuang dan memberi yang terbaik semoga Desa Banglas bisa mendapat penghargaan tersebut,” tuturnya.
Hal senada juga, Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Riau, Drs Yenrizal Makmur mengatakan, target kita dalam perlombaan tersebut kita minta sebanyak – banyaknya terhitung baik dari awalnya Januari 2017 sampai bulan Mei ini tentang pembentukan KH, BKB HI dan PIK Remaja yang tepat sasaran.
” Justru itu, objek yang di lakukan yakni di SMP, SMA dan Perguruan Tinggi yang banyak datanya yang berawal dari jalur masyarakat bisa ke organisasi agama dan juga lmasyarakat banyak,” ungkap Dia.
Selanjutnya, model pelayanan dan target nilai perlu dikelola dengan sebaiknya dan sebanyak – banyaknya yang bisa terlatih dalam konseling.
Kendati demikian, Iapun berharap semoga pelaksanaan dan model pelayanan baik keluarga harmonis, BKB HI dan PIK Remaja ini bisa kita ambil nilai positifnya dan Kabupaten Kepulauan Meranti harus bisa nantinya mendapatkan penghargaan tersebut dengan perbandingan, harapnya. (Zuin)










