Liputankepri.com,SELATPANJANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Meranti mulai melakukan penataan sistem parkir di Kota Selatpanjang, Riau. Hal itu memang menjadi PR Berat bagi Dinas Perubungan dalam anggapan belum di tata secara rapi di toko-toko yang ada menghindari juga parkir di Kota Sagu takut terjadinya pungutan liar (Pungli).
“Payah kita, mau menertibkan telalu keras, Dan terlalu baik juga susah, Karena sudah di serahkan kebijakan kepada pihak ketiga yakni ormas yang ada di meranti ya kita harapkan bisa berjalan dengan baik,”ujar Kepala Dishub Kepulauan Meranti Hendra Putra SIP MSi, Kepada Liputankepri.com, Rabu (7/6/2016) siang.
Dikatakan Hendra Putra pula, kita akan secepatnya memperbaiki sistem parkir di Selatpanjang akan dibehani. Mereka akan menyiapkan karcis-karcis yang nantinya digunakan petugas parkir di semua tempat namun itu kalau ada persetujuan semua pihak nantinya.
“Sebenarnya ada Dana untuk mengelola Parkir tersebut ,menggaji mereka dan mengambil semua kebijakan, namun kita butuh pertimbangan lagi, karena ini wilayah Tanah Jantan, “beber Hendra Putra.
“parkir ada pengelolanya, yaitu pihak ketiga, dan ada setorannya ke kas daerah. Hanya saja, tidak dilengkapi karcis bertahap pembenahan,” ungkap Hendra Putra.
Ketika disinggung apakah nantinya Pemda juga akan mengambil alih pengelolaan parkir di Selatpanjang, Hendra membantah. Menurutnya, pengelolaan parkir di Kepulauan Meranti nantinya tetap oleh pihak ketiga, beberapa daerah luar juga melakukan hal yang sama.
“Tetap dikelola pihak ketiga. Kita melakukan pembenahan saja walaupun di tempat usaha mereka juga harus sediakan lahan parkir kita hanya memantau,” ujar Hendra.
Dalam melakukan penertiban sistem parkir ini nantinya, Dishub Kepulauan Meranti akan melibatkan banyak pihak seperti Ormas Kepemudaan dan pemuda tempatan. Hendra Putra pun telah turun ke beberapa lokasi untuk melihat langsung sistem parkir, salah satunya di Pasar Modern Dan Bazar Romadhan juga tempat keramaian yang masih bandel .(LK1).










