Pegawai BP Batam Tolak Wali Kota Batam Jadi Ex Officio

- Jurnalis

Sabtu, 11 Mei 2019 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Ribuan pegawai Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan penandatanganan penolakan Ex Officio (peleburan) di sebuah spanduk.

Tidak sekadar ditandatangani, spanduk yang sudah dibubuhkan tanda tangan tersebut kemudian dipasang disejumlah titik di kota Batam, salah satunya didepan kantor BP Batam.

Kasubdit Humas BP Batam, Muhammad Topan mengatakan hal ini dilakukan secara spontanitas saja dan murni hanya sekedar penyampaian aspirasi.

“Tidak ada yang mengkomandoi dan ini murni spontanitas saja,” kata Topan di BP Batam, Kamis (10/5/2019).

Topan berharap apa yang dilakukan hari ini didengar presiden sebagai bahan pertimbangan untuk melanjutkan kebijakan Ex Officio.

Topan juga menjelaskan berdasarkan pernyataan mantan Presiden RI yang juga mantan Kepala Otorita Batam, BJ Habibie saat berkunjung beberapa waktu lalu ke kantor BP Batam, kota Batam harus dikembalikan seperti dulu lagi.

Hal ini untuk memajukan dan mengembalikan visi misi awal dibangunnya kota Batam sebagai wilayah terdepan yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

“Mudah-mudahan apa yang menjadi harapan pak BJ Habibie bisa kembali terwujud,” jelasnya.

Lagi pula ini tidak hanya untuk kepentingan BP Batam saja, akan tetapi juga untuk kebaikan dan kemajuan Kota Batam,” katanya menambahkan.

Topan mengaku sampai saat ini, spanduk-spanduk tersebut masih terpasang di sejumlah sudut kota Batam.

Harapannya, pemerintah pusat dapat meninjau ulang keputusan untuk mengangkat Wali Kota Batam sebagai Ex Officio Kepala BP Batam.

Tunda pencopotan spanduk

Sayangnya sampai Jumat (10/5/2019) ini tidak satupun pihak Pemerintah Kota Batam yang bisa dimintai keterangan terkait spanduk penolakan Ex Officio yang dipasang di setiap sudut Kota Batam.

Bahkan Wali Kota Batam HM Rudi yang berkali-kali berusaha dikonfirmasi, tidak menjawab panggilan telepon Kompas.com.

Begitu juga dengan Kabag Humas Pemko Batam Efrius, yang sampai saat ini tidak mau memberikan tanggapannya meski sudah berulang kali dikonfirmasi melalui telepon.

Berbeda dengan Kepala Bidang Kententraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari yang sebelumnya sempat ingin menurunkan spanduk-spanduk tentang penolakan Ex Officio, saat ini hal itu malah terpaksa menunda mencopot spanduk-spanduk tersebut.

Baca juga: BP Batam Diisukan Dibubarkan, Pekerjanya Tetap Tenang hingga Bantahan Menko Darmin

Bahkan Imam sempat bernegosiasi dengan pihak BP Batam. Akhirnya muncul kesepakatan antara kedua belah pihak untuk menunda pencopotan.

“Pada dasarnya kami tidak mempermasalahkan jika pegawai BP Batam menyampaikan aspirasinya. Namun tulisan yang tertera di spanduk dinilai provokatif, makanya kami berharap agar spanduk yang ada di luar area kantor BP Batam bisa dipindahkan ke dalam area kawasan kantor BP Batam,” kata Imam di Kantor BP Batam.

Imam mengaku penertiban ini dilakukan karena dinilai meresahkan masyarakat karena berada di area publik.

Ditambah lagi sudah viral di media sosial, makanya perlu di tertibkan agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KLM Setia Bersama Karam di Perairan Selat Ringgit, Nahkoda dan ABK Selamat
AS Dilaporkan Jalin Kontak dengan Oposisi Israel, Cari Pengganti Netanyahu
Iran Tutup Kembali Selat Hormuz Pasca serangan Israel ke Lebanon
Konflik Intimidasi Wartawan, Kapolsek Kampar Kiri Sukses Damaikan Antoni SOS dan Hasbi IWO
Polsek Tebing Tinggi Tangkap Dua Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Meranti
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo
Soal Kasus PT Karimun Sembawang Shipyard, LSM SNPP Laporkan DLH Kabupaten Karimun ke Ombudsman Kepri Terkait Dugaan Maladministrasi
Kapolda Kepri Pimpin Groundbreaking Pembangunan Gedung Serba Guna Polda Kepri Tahun Anggaran 2026

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 18:24 WIB

KLM Setia Bersama Karam di Perairan Selat Ringgit, Nahkoda dan ABK Selamat

Senin, 22 Juni 2026 - 12:28 WIB

AS Dilaporkan Jalin Kontak dengan Oposisi Israel, Cari Pengganti Netanyahu

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:57 WIB

Iran Tutup Kembali Selat Hormuz Pasca serangan Israel ke Lebanon

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:39 WIB

Konflik Intimidasi Wartawan, Kapolsek Kampar Kiri Sukses Damaikan Antoni SOS dan Hasbi IWO

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:56 WIB

Polsek Tebing Tinggi Tangkap Dua Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Meranti

Berita Terbaru