liputankepri.com, KARIMUN – Bagi pemilik kendaraan bermotor khususnya kendaraan roda dua, agar lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraannya. Pasalnya saat ini ada modus baru yang dilakukan para pelaku pencurian sepeda motor. Yaitu dengan mempreteli sebagian onderdil, kemudian meninggalkan sepeda motor curiannya di semak-semak yang jauh dari keramaian.

Modus baru tersebut terungkap, setelah warga nenemukan secara terpisah dua sepeda motor di semak-semak, yang kemudian di laporkan ke Polres Karinun.
“Satu sepeda motor merk Honda Vario Warna Hitam bernomor polisit BP 2494 KH ditemukan dalam semak di samping kolam pancing Surbakti, depan Masjid Agung pada Jumat (15/9) sekira pukul 17.00 WIB, satu motor lagi merk Honda Beat dengan nomor polisi BP 2924 OK ditemukan pada Minggu (17/9) pukul 18.00 di komplek pekuburan Tionghoa, Bukit Tiung,” jelas Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara, Selasa (19/9/2017).
Lulik mengatakan, awalnya tim Opsnal Polres Karimun mendapat laporan dari masyarakat, telah di temukan sepeda motor dalam keadaan tidak kunci stang dan kap depan motor rusak.
“Kemudian sepeda motor itu diangkut ke Mako Polres. Temuan pertama pada hari Jumat sore kemarin, sementara kondisi motor yang kedua saat ditemukan bagian depannya sudah trondol,” kata Lulik.
Lulik menyebutkan, temuan dua sepeda motor tersebut disebar ke Polsek-Polsek. Setelah 1×24 jam, pemilik kedua sepeda motor tersebut membuat laporan polisi.
“Seorang pemilik motor yang kehilangan motornya di kawasan Meral membuat laporan di Polsek Meral. Sedangkan satu korban lagi membuat laporan ke Polres Karimun,” jeasnya
Atas kejadian ini Lulik menghimbau agar pemilik kendaraan untuk lebih berhati-hati. Selain mengunci stang, hendaknya pemilik kendaraan memberi kunci ganda agar lebih aman. (cp)










