Liputankepri.com,Karimun – Rutan Kelas II B Tanjung Balai Karimun menggelar nonton bareng (Nobar) pemutaran film Penghianatan G 30 S/PKI bersama penghuni Rutan yang bertujuan untuk tidak melupakan sejarah Bangsa Indonesia.

“Rutan Karimun juga tidak mau melupakan sejarah, atau yang dikenal dengan Jas Merah,” kata Kepala Rutan Klas II B Tanjung Balai Karimun, Eri Eriwan saat menggelar Nobar Pemutaran Film Penghianatan G 30 S/PKI di Ruang Aula Sahardjo Rutan Klas II B TBK, Rabu (27/9/2017) Malam.
Eri mengatakan pentingnya sejarah bangsa Indonesia ini bagi seluruh generasi muda dan masyarakat, tanpa terkecuali, semuanya diperkenankan untuk memahami dan mengetahui sejarah kelam tersebut. “Dengan tujuan, agar seluruh masyarakat faham dan tau pahitnya keadaan dimasa itu dan untuk tetap menjaga bersama-sama agar sejarah tersebut jangan terulang lagi,” katanya.
Ia juga mengatakan atas dasar inilah pihaknya menggelar acara nonton bareng dengan warga rutan agar para penghuni rutan dapat memahami sejarah tersebut. “Mudah-mudahan melalui nonton bareng ini, dapat memupuk nilai sejarah para napi kita,” katanya.

Dengan begitu menurutnya, dasar-dasar nilai sejarah pada masyarakat tetap terjaga, terlebih pada warga binaan Rutan, sebab bagaimana pun warga binaan rutan ini adalah bagian dari masyarakat juga. Nonton bareng pemutaran film Penghianatan G 30 S/PKI ini katanya, adalah yang pertama sekali dilakukan, sepanjang berdirinya rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan seluruh Indonesia.
“Kita akan terus putarkan film ini sampai seluruh penghuni rutan dapat menyaksikan,” katanya.
Nonton bareng pemutaran film Penghianatan G 30 S/PKI ini pun disaksikan oleh seluruh penghuni Rutan dan para penjaga serta keluarga seluruh petugas Rutan Karimun, hal ini dilakukan untuk memupuk silaturrahmi antar sesama. “Penjagaannya tetap, malah kita perkuat penjagaannya,” katanya.(rls/red)










