Semua Pihak Prihatin Tentang Kasus Melanda Anak Di Meranti

- Jurnalis

Jumat, 13 Oktober 2017 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,SELATPANJANG ,-Baru-baru ini Polres Resor Kepulauan Meranti Melalui Polsek Rangsang berhasil Sebanyak empat orang diduga pelaku pemerkosaan di Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti Riau,  sudah masuk ke tahap penyidikan. Keempatnya mendapat ancaman hukuman 15 tahun penjara. 

Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Kepulauan Meranti Hj. Nirwana Sari, SE Irwan

Informasi ini sebagaimana Yang di katakan Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek S.H melalui Kasat Reskrim Polres Meranti AKP R Zuhri Siregar Kepada wartawan di ruang kerjanya menceritakan perkara ini sudah masuk ketahanan penyidikan yang mana dalam proses penyidikan ini masing-masing tersangka memiliki satu berkas perkara dengan dua korban.

Kasat Restrim Zuhri Siregar berbicara lagi, peristiwa ini terjadi pada Jumat (6/10/2017) malam. RN (16) korban pertama pemerkosaan oleh pacarnya berinisial Z alias N sebanyak dua kali sekitar pukul 21.00 dan 23.00 WIB di kediaman rumah Z Alias N . Kemudian setelah itu, giliran tersangka AS ‘menaiki’ korban sekitar pukul 23.45 WIB di tempat yang sama.

Kasat Reskrim Polres Meranti Zuhri Siregar

Diterangkan Zuhri Siregar pula, korban kedua atas nama BS dengan diduga pelaku I diduga berpacaran dan melakukan hubungan pertama di kebun karet dan yang kedua di pelabuhan Desa Gemala Sari. Pada saat itu juga korban BS juga dipaksa oleh Z diduga pelaku keempat sekitar pukul 22.00 di TKP rumah Z alias N untuk memuaskan nafsunya.

“adapun Kasus ini ada empat berkas perkara, dan perlu diketahui kejadian itu di rumah kosong yang didiami oleh Z alias N. Untuk tersangka Z alias N bersama I dijerat pasal 81 ayat 2, sedangkan tersangka AS bersama Z dijerat pasal 81 ayat 1 dan dua dengan Ancaman Hukuman Penjara 15 tahun, “Jelas Zuhri Siregar kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Hal ini di pandang serius oleh Kasi Kominfo Pemkab Meranti Syaipul Ikram Kepada wartawan mengatakan “dengan kejadian di daerah kita,mengatasi masalah anak muda mengenal jaringan informasi juga media sosial, salah satunya paktor Warnet dan internet di zaman teknologi ini, kita sudah dudukan bersama bupati meranti,juga tokoh pemuda agama, remaja mesjid akan mendata warnet yang ada, “ungkap Syaipul.

Kata Syaipul lagi, kita butuh dukungan semua pihak, baik itu Satpol PP dan Dinas terkait lainnya agar bersama mencegah anak muda untuk tidak bermain internet terlalu lama dan membuka situs yang merusak citra anak bangsa.harap Kabag Kominfo pemkab meranti.

Hal senada juga di katakan Kepala Dinas Sosial dan Perlindungan Anak (TP2AP) Meranti Drs Asrorudin Msi melalui Kasi Pelidungan Anak (TPAP) Juwita Ratna Sari menjelaskan Kepada pewarta dengan adanya langkah kita lakukan yakni mencegah dan melindungi juga bertindak yakni di bantu forum anak meranti.

“Kita sudah membentuk Forum anak Meranti di berbagai kecamatan yang ada, mereka para Forum anak akan menindak dan bertindak, salah satunya membuat kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba, termasuk bahaya mengunakan media sosial berlebihan, “ujar Juwita Ratna.

Dijelaskan Mantan Lurah Cantik ini pula, dengan adanya perturan Menteri bahwa Forum anak berhak meninjau dan menindak tentang kelakuan anak serta tidak lepas dari bimbingan orange tua, yang selalu memberikan pemahaman terhadap pergaulan anak.

“kita harapkan semua pihak, saling bersatu padu, dalam mendidik serta memberikan informasi, demi kemajuan anak di massa akan datang khususnya Kota Sagu salah satu mencegah prilaku sexsual pada anak, “ungkapnya.

Hal ini juga di pandang serius oleh Ketua KNPI Kepulauan Meranti Hanafi, Sos Msi mengatakan dengan semangat sumpah pemuda 28 Oktober nantinya, Mari kita cerdaskan anak bangsa khususnya pemuda kabupaten kepulauan Meranti.

“Saya sanggat perihatin dengan kasus anak muda, serta pemuda harapan bangsa, marilah bersatu padu membuat kegiatan positif, jauhkanlah yang negatif, Mari kita bersama-sama memajukan daerah kabupaten kepulauan meranti untuk pemuda yang berkualitas demi masa depannya, “ujar Hanafi.

Sementara itu, Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Kepulauan Meranti Hj. Nirwana Sari, SE Irwan yang di sampaikan Wakilnya Komariyah mengatakan dengan adanya kejadian menimpa anak mama peran ibu-ibu harus berperan penting salah satunya menciptakan generasi bangsa yang maju.

“Kita berharap peran serta ibu-ibu yang kreatif, agar bisa mencetak dan mengajarkan tentang bahayanya,seksual dan bahaya media sosial, peran ibu sanggat berperan penting agar terciptanya generasi maju mempunyai karya bagus untuk di massa yang akan datang, “ujarnya. (LK1)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penggerebekan di Hotel Bengkalis Bongkar Dugaan Pesta Narkoba, Oknum Polisi Ikut Diamankan
Polsek Kampar Kiri Hilir Sikat Pengedar Shabu di Simalinyang, Amankan 7,74 Gram Sabu
Pelaku Pencurian Terekam CCTV di Air Tiris. Kapolsek: Tidak Ada Kejahatan Luput Dari Kami
Polsek Kampar Ringkus Pencuri Toko Bangunan, Kapolsek: Tindak Tegas Pelaku Kejahatan
Satresnarkoba Polres Karimun Musnahkan 1,3 Kg Sabu, Satu Orang DPO
Satreskrim Polres Kampar Sikat Komplotan Pencurian Indomaret & BRI, Kerugian Ratusan Juta
APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun
Bupati Asmar Buka Perkemahan Besar III Pramuka Meranti, Tegaskan Pramuka Pilar Generasi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:50 WIB

Penggerebekan di Hotel Bengkalis Bongkar Dugaan Pesta Narkoba, Oknum Polisi Ikut Diamankan

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:38 WIB

Polsek Kampar Kiri Hilir Sikat Pengedar Shabu di Simalinyang, Amankan 7,74 Gram Sabu

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:33 WIB

Pelaku Pencurian Terekam CCTV di Air Tiris. Kapolsek: Tidak Ada Kejahatan Luput Dari Kami

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:16 WIB

Polsek Kampar Ringkus Pencuri Toko Bangunan, Kapolsek: Tindak Tegas Pelaku Kejahatan

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:12 WIB

Satresnarkoba Polres Karimun Musnahkan 1,3 Kg Sabu, Satu Orang DPO

Berita Terbaru