Polres Meranti Turunkan 375 Personil Gabungan Gelar Operasi Zebra Siak

- Jurnalis

Rabu, 1 November 2017 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Selatpanjang,- Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek SH memimpin Apel dimulainya Operasi Zebra, Rabu (1/11/2017) pagi di halaman Mapolres Meranti. Operasi tersebut akan berlangsung hingga 14 hari ke depan, dengan melibatkan 375 personel di jajaran Polres di Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau. 

Foto istimewa

Adapun sasaran utama Operasi Zebra ini diantaranya terhadap pengendara yang melawan arus, terutama pengguna roda dua dan roda empat. Termasuk pula kelengkapan surat kendaraan dan alat keselamatan diri serta kelengkapan kendaraan, mulai dari lampu, pelat dan lain sebagainya.

Penindakan itu penting, salah satunya guna menekan kecelakaan di jalan raya, serta tujuan lainnya untuk meningkatkan kepatuhan dan kedisiplinan pengguna jalan raya. Sasaran lainnya termasuk pelanggaran-pelanggaran yang tampak mata.

Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek SH menjelaskan, pola operasi tersebut tidak hanya bersifat stasioner melainkan juga secara mobile. “Jadi jangan menjadikan momok operasi zebra ini, menjadi masyarakat merasa takut, jadilah operasi zebra ini seperti penindakan lantas tentang tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Baca Juga :  Persoalan Hadiah Berbuntut Panjang, Fahri Resmi Melapor Kekantor polisi

“Untuk yang stasioner, saya sudah sampaikan, agar jika pemeriksaan di jalan raya, itu harus ada perwira penanggung jawab, serta dilakukan ditempat yang tidak menimbulkan kemacetan,” tutur Kapolres berbincang dengan Liputankepri.com

Operasi Zebra tersebut sebetulnya bukan semata-mata untuk mencari orang yang melakukan pelanggaran di jalan raya, melainkan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang tertib berlalu lintas. Sebab itu, upaya Tilang menjadi langkah terakhir yang dilakukan.

“Tilang adalah upaya terakhir, yang kita kedepankan penindakan persuasif non yustisi atau edukasi dan pemberian pemahaman, karena tujuan operasi tersebut adalah meningkatkan ketaatan di jalan raya. Jadi persiapkan segala hal-hal yang menyangkut itu saat berkendara,” yakinnya.

Ia juga mengimbau kepada jajarannya yang terlibat operasi agar menjalankan tugas sesuai prosedur, sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. “Saya sudah sampaikan, tidak ada tindakan lain dilakukan, kecuali yang diatur Undang-undang,” tegas Kapolda Meranti Kempat itu.

Baca Juga :  Wabup Meranti Himbau Masyarakat Lengkapi Surat Dan kelengkapan Kenderaan Sebelum Berkendara

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H. Said Hasyim Msi juga berpesan agar masyarakat sadar akan berlalu lintas yang baik. 

“Sadarlah, berlalu lintas yang baik, gunakan kelengkapan berlalu lintas, terutama, para pejabat yang ada di lingkungan pemkab meranti, “ungkapnya. 

Said Hasyim juga mengajak anak-anak agar patuh aturan berlalu lintas, terutama orang tua harus memberitahu kepada anaknya, agar tidak mengunakan kendaraan semena-mena saja. tuturnya. 

Dimulainya Operasi Zebra Siak 2017 ini ditandai pula dengan penyematan pita biru di pakaian aparat kepolisian, disela-sela Apel digelar, terlihat hadir Wakil Bupati Drs H. Said Hasyim Msi, Anggota DPRD Meranti juga Pejabat di Linglungan Pemkab Meranti, yang dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Meranti dan ratusan personel lainnya.(lk1)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat
Polres Meranti Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Cegah Peredaran Narkoba
Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Panggilan Adat di Tengah Aroma Fee Proyek, LAMR Seret BWS Sumatera III, Vendor dan Donatur ke Meja Klarifikasi
DPRD Meranti Bedah LKPJ 2025, Fraksi-Fraksi Serukan Perubahan Nyata dan Akhiri Ketimpangan
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:47 WIB

Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat

Selasa, 14 April 2026 - 14:33 WIB

Polres Meranti Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Cegah Peredaran Narkoba

Jumat, 10 April 2026 - 11:47 WIB

Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:06 WIB

Panggilan Adat di Tengah Aroma Fee Proyek, LAMR Seret BWS Sumatera III, Vendor dan Donatur ke Meja Klarifikasi

Berita Terbaru