Gubernur Sudah Menyerahkan Tiga Nama Terpilih ke Pusat

- Jurnalis

Selasa, 20 September 2016 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Gubernur sudah menyerahkan tiga nama terpilih ke pusat. Sekarang sedang dalam proses ke Presiden,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPP Kepri, Firdaus menjawab pertanyaan wartawan, Senin (19/9) di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang.

 

Liputankepri.com,Tanjungpinang – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun sudah menyerahkan tiga nama kandidat Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri ke tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Berkas ke tiga kandidat diantar langsung oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Provinsi Kepri ke Sekretaris Negara (Sesneg), Senin (19/9).

“Gubernur sudah menyerahkan tiga nama terpilih ke pusat. Sekarang sedang dalam proses ke Presiden,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPP Kepri, Firdaus menjawab pertanyaan wartawan, Senin (19/9) di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang.

Ditanya kapan keluarnya Sekda Kepri defenitif, Firdaus berdalih belum bisa memastikan hal itu. Menurutnya, karena ini kebutuhan, tentu diharapkan cepat selesai. Masih kata Firdaus, besar kemungkinan masih ada seleksi yang dilakukan oleh Tim Penilai Akhir.

“Untuk mengetahui, kompetensi masing-masing kandidat, bisa saja akan dilakukan pengujian oleh TPA,” papar Firdaus yang merupakan Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Provinsi Kepri tersebut.

Dari informasi yang dapat di lapangan, kandidat Sekda Kepri terpilih akan dilantik awal Oktober mendatang. Gubernur Kepri, Nurdin menggesa percepatan pemilihan Sekda Kepri untuk membantu tugas-tugasnya dalam melakukan penyusunan organisasi beserta perangkatnya di lingkungan Pemprov Kepri.

“Karena terhitung Januari nanti sudah menggunakan format SOTK yang baru. Makanya penentuan Sekda Kepri defenitif di kebut oleh Gubernur. Saat ini pejabat BKPP Kepri masih berada di Sesneg,” ujar sumber kepada Batam Pos yang enggan namanya dikorankan.

Sementara itu, Anggota DPRD Kepri, Ruslan Kasbulatov mengkhawatirkan ego sektoral yang akan dikedepankan Nurdin Basirun dalam menyusun kabinet kerjanya nanti. Kondisi tersebut sudah terlihat dengan tahapan-tahapan Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

“Yang kita khawatirkan, orang-orang yang dipilih nanti adalah yang tidak memiliki kompetensi. Bisanya hanya ABS (Asal Bos Senang) saja,” cetus Ruslan.

Seperti diketahui, hasil akhir kandidat Sekda terpilih akan ditetapkan oleh TPA. Yakni terdiri dari Presiden, Wakil Presiden, Sekretaris Kabinet, Sekretaris Negara, Badan Intelegen Negara, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Kementerian Dalam Negeri. Sebelum itu, masing-masing kanidat harus memebuat Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

Nama-nama kanidat terpilih sudah disampaikan secara resmi lewat surat pemberitahun yang disusun Pansel dengan Nomor 05/Pansel-JPTM/KEPRI/2016 tentang hasil akhir seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekda Provinsi Kepri. Adapun mereka yang terpilih adalah, Sekda Kabupaten Karimun, Arif Fadillah dengan poin tertinggi 89,98. Kemudian disusul Asisten II Pemprov Kepri, Syamsul Bahrum dengan skor 81,07. Nama ketiga adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kepri, Naharuddin dengan raihan 77.02 .(jpg/bpos)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker : Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya
Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usulan Gerbong KRL Khusus Perempuan
Pemerintah Tegaskan Kebijakan Propekerja Lewat Regulasi dan Program Ketenagakerjaan
Wujudkan Tempat Kerja Aman, Kemnaker Gencarkan Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3
Kolaborasi Polisi dan TNI Respon Laporan Warga soal PETI, 12 Rakit Dimusnahkan
Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN
Perluas Perlindungan Pekerja, Menaker : Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen Berlaku bagi Peserta BPU
Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:02 WIB

Menaker : Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya

Rabu, 29 April 2026 - 22:59 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usulan Gerbong KRL Khusus Perempuan

Rabu, 29 April 2026 - 18:45 WIB

Pemerintah Tegaskan Kebijakan Propekerja Lewat Regulasi dan Program Ketenagakerjaan

Rabu, 29 April 2026 - 15:14 WIB

Wujudkan Tempat Kerja Aman, Kemnaker Gencarkan Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3

Rabu, 29 April 2026 - 11:46 WIB

Kolaborasi Polisi dan TNI Respon Laporan Warga soal PETI, 12 Rakit Dimusnahkan

Berita Terbaru