PPM Kabupaten Lingga Himbau Pegiat Tambang Timah Patuhi Aturan

- Jurnalis

Kamis, 6 Februari 2025 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lingga – Dalam rangka melakukan kontrol sosial dan pencegahan kerusakan lingkungan, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Lingga menghimbau kepada para pelaku atau pegiat tambang timah yang beroperasi di kepulauan Singkep kabupaten Lingga agar selalu menaati aturan yang berlaku.

Darwis selaku Ketua PPM Kabupaten Lingga mengungkapkan bahwa, menurutnya penambangan timah di Kabupaten Lingga, khususnya yang berada di Pulau Singkep, setahunya hanya memiliki Izin berupa Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Dimana aturan yang berlaku untuk para penambang yang mengantongi izin IPR sudah sangat jelas dan bersifat mengikat.

“Setahu saya kegiatan pertambangan biji timah di Pulau Singkep hanya sebatas tambang rakyat, kemungkinan besar mereka (para penambang-red) hanya mengantongi IPR. Namun pada praktiknya kami menemukan ada yang menggunakan metode penambangan yang terindikasi melanggar aturan, metode tambang yang kami lihat tersebut seharusnya hanya boleh dilakukan oleh Tambang Konvensional”, ungkap Darwis kepada Wartawan, Rabu (05/02/2024).

Baca Juga :  Mobil Sehat PT Timah Permudah Akses Kesehatan Bagi Masyarakat Dusun I Desa Gemuruh

Darwis melanjutkan bahwa terdapat beberapa penambang di beberapa lokasi kedapatan menggunakan alat berat jenis excavator, yang sudah jelas hanya boleh dilakukan oleh Tambang Konvensional, sementara yang disebut dengan tambang rakyat jelas tidak menggunakan alat berat sejenis itu.

“Terdapat beberapa Excavator di salah satu lokasi tambang dan digunakan oleh para penambang, ini sudah jelas tidak dapat dibenarkan, hal ini dapat berpotensi merusak lingkungan jika terus dilakukan. Belum lagi kami juga menemukan bekas-bekas galian yang telah ditinggalkan begitu saja pasca penambangan”, papar Darwis.

Bekas galian pasca penambangan kini menganga tanpa adanya reklamasi pasca tambang, ini sangat merugikan dalam aspek pemeliharaan lingkungan, dampak dari kegiatan yang kemungkinan luput dari pantauan Pemerintah Daerah tersebut dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang semakin lama semakin parah.

Baca Juga :  Taman Baca Rumah Stannia PT Timah Ajak Anak Geliatkan Literasi dengan Membaca Buku

“Saya menduga indikasi pelanggaran tersebut tidak terpantau oleh Pemerintah Daerah maupun Aparat penegak hukum, saya kembali menghimbau kepada para pelaku tambang agar dalam melakukan penambangan harus tetap dengan menaati peraturan yang berlaku sesuai dengan izin yang diberikan”, sambungnya.

Beliau juga menekankan agar para penambang juga harus berhati-hati dalam menentukan lokasi penambangan, jangan sampai aktivitas penambangan dilakukan di wilayah hutan lindung atau kawasan hijau yang diatur dalam perundang-undangan.

“Kegiatan penambangan timah yang lagi ramai saat ini juga perlu kita kawal bersama-sama, agar aktivitas penambangan tidak sampai menggerus sampai ke kawasan hijau atau hutan lindung yang tidak sesuai dengan peruntukan dan tata ruang yang termaktub dalam undang-undang “, himbaunya.

“Mudah-mudahan ke depannya hal ini dapat segera dievaluasi, sebelum kekhawatiran kami terkait kerusakan lingkungan semakin lama semakin parah”, tutup Darwis.* (HD)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun
Polres Kepulauan Meranti Monitoring BBM : Antrean Normal, Stok Aman
Wakapolda Riau Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Meranti, Desa Banglas Barat Jadi Benteng Pesisir Lawan Peredaran Gelap
May Day 2026: Komitmen Negara Melindungi Pekerja Hingga ke Tengah Lautan
Wakapolda Riau Pimpin Konferensi Pers Pengungkapan 27 Kg Sabu Jaringan Internasional di Polres Meranti
Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026
Pengedar Sabu Ditangkap di Perawang, Polisi Amankan 13 Paket Barang Bukti
Respon Cepat Samapta Polres Karimun Padamkan Kebakaran
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:12 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:15 WIB

Wakapolda Riau Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Meranti, Desa Banglas Barat Jadi Benteng Pesisir Lawan Peredaran Gelap

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:36 WIB

May Day 2026: Komitmen Negara Melindungi Pekerja Hingga ke Tengah Lautan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:44 WIB

Wakapolda Riau Pimpin Konferensi Pers Pengungkapan 27 Kg Sabu Jaringan Internasional di Polres Meranti

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:46 WIB

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Berita Terbaru

Liputan Kriminal

Polsek Sabak Auh Amankan Dua Orang Terkait Peredaran Gelap Narkoba

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:03 WIB