PT Timah Tenggelamkan Atraktor Cumi di Perairan Buku Limau Belitung Timur

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BELITUNG TIMUR — Untuk menjaga ekosistem laut dan meningkatkan hasil tangkapan nelayan, PT Timah bersama kelompok nelayan Pesisir Pulau Buku Limau menenggelamkan sebanyak 36 unit atraktor cumi di Perairan Buku Limau, Kabupaten Belitung Timur pekan lalu.

Penenggelaman atraktor cumi oleh PT Timah ini diharapkan tidak hanya untuk menjaga ekosistem laut, tapi juga memberikan dampak ekonomi bagi nelayan sekitar. Harapannya atraktor cumi ini dapat menjadi rumah bagi para cumi sehingga memudahkan nelayan dalam menangkap cumi.

Sebelumnya, PT Timah juga melibatkan kelompok nelayan Pesisir Pulau Buku Limau untuk membuat atraktor cumi ini, sehingga bisa memberikan dampak ekonomi bagi nelayan.

Baca Juga :  Gema Syiar Islam, Camat Bengkalis Lepas Pawai Ta’aruf MTQ ke-57

Ketua Kelompok nelayan Pesisir Pulau Buku Limau Amirudin mengatakan, penenggelaman atraktor cumi ini memang sangat dibutuhkan karena selama ini untuk mendapatkan cumi mereka harus melaut jauh.

“Kami senang dengan adanya penenggelaman atraktor cumi ini, kalau nanti ini berhasil setelah dimonitoring kami tidak perlu lagi jauh-jauh untuk menangkap cumi. Selama ini kami harus melaut cukup jauh untuk bisa mendapatkan cumi,” katanya.

Menurutnya, keberadaan atraktor cumi ini tidak hanya bisa meningkatkan hasil tangkapan mereka tapi juga bisa menghemat penggunaan BBM untuk melaut.

“Selama ini kami kalau melaut jauh, butuh bahan bakarnya banyak dan semakin hari semakin mahal. Tapi dengan adanya atraktor cumi yang ditenggelamkan dengan jarak yang cuma 1 mil ini tentu selain lebih dekat kami juga bisa menghemat bahan bakar,” katanya.

Baca Juga :  Berbagi Berkah Ramadan, PT Timah Santuni Ribuan Anak Yatim di Tiga Provinsi

Kedepan, Ia berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak oleh nelayan.

Sementara itu, Sekretaris Desa Buku Limau Muhammad Agung mengapresiasi langkah PT Timah yang telah menggelamkan atraktor cumi di daerah mereka sehingga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan.

“Sekitar 90 persen masyarakat berprofesi sebagai nelayan, harapan kami kedepannya mudah-mudahan bisa menambah pendapatan nelayan. Karena memang sejauh ini nelayan kami cukup jauh kalau mau menangkap cumi,” katanya.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Asmar dan Wabup Muzammil Hadiri Pelepasan Pawai Ta’aruf MTQ ke-44 Provinsi Riau di Kuansing
Panglima Harian Majelis Pimpinan Pusat Kunker ke LMBN Nusantara Batam
Seorang Anak Perempuan di Kecamatan Jemaja Dilaporkan Hilang, Bertabur Informasinya di Status Whatsapp Warga
Menaker: Standar Kerja Layak Era Digital akan Jadi Acuan Penguatan Regulasi Ketenagakerjaan
Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80
Pemkab Meranti Hadiri Malam Ta’aruf dan Pelantikan Dewan Hakim MTQ ke-XLIV Provinsi Riau
Wamenaker: Pariwisata dan Budaya Berperan Strategis dalam Penciptaan Lapangan Kerja
Tiba di Kuansing, Bupati Asmar Tinjau Kesiapan Stan Bazar Kafilah MTQ Meranti
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:48 WIB

Bupati Asmar dan Wabup Muzammil Hadiri Pelepasan Pawai Ta’aruf MTQ ke-44 Provinsi Riau di Kuansing

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:15 WIB

Panglima Harian Majelis Pimpinan Pusat Kunker ke LMBN Nusantara Batam

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:13 WIB

Seorang Anak Perempuan di Kecamatan Jemaja Dilaporkan Hilang, Bertabur Informasinya di Status Whatsapp Warga

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:46 WIB

Menaker: Standar Kerja Layak Era Digital akan Jadi Acuan Penguatan Regulasi Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80

Berita Terbaru