class="wp-singular post-template-default single single-post postid-29976 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti

Sabtu, 15 Februari 2020 - 10:42 WIB

Dinas PU Meranti Jadikan Swakelola Sebagai Pemacu Pembangunan Infrastruktur Merata

Liputankepri,Meranti- Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2020 ini menjadikan program swakelola sebagai ujung tombak dalam upaya meningkatkan pemerataan dan percepatan pembangunan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Drs.H.Herman,SE,MT melalui Kabid Bina Marga Dinas PU Fajar Triasmoko,MT, Jumat (14/2/2020) menjelaskan, hal ini mengacu tentang pedoman swakelola Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Nomor 8 Tahun 2018.

“PU menjadikan sebagai ujung tombak mempercepat pembangunan disuatu wilayah juga bertujuan untuk memberikan teknis pekerjaan yang berkualitas baik, sehingga bisa dinikmati masyarakat,” kata Fajar.

“Ini sudah menjadi tangung jawab kita mencari solusi memberikan teknis pekerjaan yang berkualitas baik bagus, murah tapi bisa dinikmati masyarakat, ” katanya.

Langkah awal peraturan ini pembangunan program tersebut akan diterap khusus pada ruas-ruas jalan bersetatus sebagai jalan kabupaten yang sudah di SK kan dalam Kota Selatpanjang.

Kalau tidak begini katanya, sampai kampan Meranti seperti ini. “Saya sedih dan kawatir, terutama melihat kondisi jalan yang berada di wilayah perdesaan, untuk itu saya juga berharap kepada para Kepala Desa mengajukan usulan untuk di SK kan ruas jalan kabupaten di titik mana perlu dibangun. Kita nanti akan melakukan penataan melalui aplikasi agar bisa kita lihat dimana jalan yang sudah dibangun dan mana yang belum,” jelas Fajar.

Tidak hanya itu, ia yakin di selaku kabid dengan tim teknis dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan(PPTK),Bakri Asban,ST. melalui swakelola mampu menepis persolan pembangunan diperdesaan layaknya desa tertinggal. “Jika kita ingin membangun wilayah kita jangan semata mata memikir untuk mencari kehuntungan lebih, dan berasumsi harus mengunakan biaya mencapai miliaran, itu teknis yang salah,” ujar Fajar.

“Contohnya terbukti kita kerjakan seperti jalan Manggis Ujung RT.02 RW.01 Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, dengan panjang lebuh kurang 400 meter yang bertahun-tahun rusak dan untuk membangunnya diperkirakan mencapai miliaran, nyatanya melalui swakelola dengan biaya dibawah Rp200 juta sudah selesai kita kerjakan dengan baik,” terang Fajar

Sedangkan untuk para kontraktor juga tidak perlu cemas karena untuk pembangunan yang baru akan menggunakan jasa para kontraktor, tutupnya. ™

Share :

Baca Juga

Kep Meranti

Covid-19 di Meranti Meningkat, Biaya Rapid Test Antigen Diduga Mendap di Saku Kadiskes

Kep Meranti

Jelang Imlek Perang Air Di Selat Panjang Di Batasi 2 Jam

Kep Meranti

Tetapkan Sekretariat Baru, HMI Cabang Kepulauan Meranti Gelar Tasyakuran

Berita

Rafasa dan Viola dapat Bantuan Asupan Gizi dari Polsek Merbau

Featured

Modus Pembabatan Hutan Bakau di Meranti

Featured

Wabup Meranti Minta Musrenbang Dijadikan Patokan Pembangunan Kedepan

Ekonomi

Kegiatan Diklat Dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah Tahun 2019 Resmi Dibuka Sekda Meranti

Kep Meranti

Warna warni Batik Bono Meriahkan Pameran Indogreen Expo 2017
error: Content is protected !!