Dinas PU Meranti Jadikan Swakelola Sebagai Pemacu Pembangunan Infrastruktur Merata

- Jurnalis

Sabtu, 15 Februari 2020 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri,Meranti- Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2020 ini menjadikan program swakelola sebagai ujung tombak dalam upaya meningkatkan pemerataan dan percepatan pembangunan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Drs.H.Herman,SE,MT melalui Kabid Bina Marga Dinas PU Fajar Triasmoko,MT, Jumat (14/2/2020) menjelaskan, hal ini mengacu tentang pedoman swakelola Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Nomor 8 Tahun 2018.

“PU menjadikan sebagai ujung tombak mempercepat pembangunan disuatu wilayah juga bertujuan untuk memberikan teknis pekerjaan yang berkualitas baik, sehingga bisa dinikmati masyarakat,” kata Fajar.

“Ini sudah menjadi tangung jawab kita mencari solusi memberikan teknis pekerjaan yang berkualitas baik bagus, murah tapi bisa dinikmati masyarakat, ” katanya.

Langkah awal peraturan ini pembangunan program tersebut akan diterap khusus pada ruas-ruas jalan bersetatus sebagai jalan kabupaten yang sudah di SK kan dalam Kota Selatpanjang.

Kalau tidak begini katanya, sampai kampan Meranti seperti ini. “Saya sedih dan kawatir, terutama melihat kondisi jalan yang berada di wilayah perdesaan, untuk itu saya juga berharap kepada para Kepala Desa mengajukan usulan untuk di SK kan ruas jalan kabupaten di titik mana perlu dibangun. Kita nanti akan melakukan penataan melalui aplikasi agar bisa kita lihat dimana jalan yang sudah dibangun dan mana yang belum,” jelas Fajar.

Tidak hanya itu, ia yakin di selaku kabid dengan tim teknis dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan(PPTK),Bakri Asban,ST. melalui swakelola mampu menepis persolan pembangunan diperdesaan layaknya desa tertinggal. “Jika kita ingin membangun wilayah kita jangan semata mata memikir untuk mencari kehuntungan lebih, dan berasumsi harus mengunakan biaya mencapai miliaran, itu teknis yang salah,” ujar Fajar.

“Contohnya terbukti kita kerjakan seperti jalan Manggis Ujung RT.02 RW.01 Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, dengan panjang lebuh kurang 400 meter yang bertahun-tahun rusak dan untuk membangunnya diperkirakan mencapai miliaran, nyatanya melalui swakelola dengan biaya dibawah Rp200 juta sudah selesai kita kerjakan dengan baik,” terang Fajar

Sedangkan untuk para kontraktor juga tidak perlu cemas karena untuk pembangunan yang baru akan menggunakan jasa para kontraktor, tutupnya. ™

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Kebangsaan
Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari Hormati Kebijakan Penertiban Panglong Arang Bakau
Polsek Tebing Tinggi Barat dan Kelompok Tani Tanam Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan
ASN Meranti Dilarang Live Streaming Saat Jam Dinas
Perkuat Korwas PPNS, Polres Meranti Bahas Implementasi KUHAP 2025
PT Timah Salurkan Belasan Sapi Kurban di Meranti
Kunker Ke Meranti DPRD Karimun Pelajari Strategi Digitalisasi Disdukcapil
Bhabinkamtibmas Desa Sungai Cina Cek Kelompok Ternak Ikan Mujair untuk Dukung Ketahanan Pangan Rangsang Barat

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:38 WIB

Polsek Tebing Tinggi Barat dan Kelompok Tani Tanam Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:50 WIB

ASN Meranti Dilarang Live Streaming Saat Jam Dinas

Senin, 25 Mei 2026 - 16:20 WIB

Perkuat Korwas PPNS, Polres Meranti Bahas Implementasi KUHAP 2025

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:28 WIB

PT Timah Salurkan Belasan Sapi Kurban di Meranti

Berita Terbaru