Liputankepri.com,Selat Panjang – Gubernur Riau Arsyad Juliandi Rachman batal datang ke Kepulauan Meranti saat seremonial pembukaan perang air atau Cian Cui, Selasa (31/1/2017). Pasalnya, orang nomor satu di Provinsi Riau itu akan mengikuti acara penyerahan WTN dan rapat di Jakarta.
Demikian disampaikan Gubernur Riau Andi Rahman saat diwawancara GoRiau, Sabtu (28/1/2016). Kata Andi Rahman, memang awalnya Ia ingin menghadiri dan membuka langsung seremonial perang air di Selatpanjang. Namun, ada agenda yang tak bisa dilewatkan di Jakarta yaitu penyerahan WTN dan rapat. “Niat hati memang ingin membuka secara resmi Cian Cui di Selatpanjang. Tapi, di waktu bersamaan ada pula agenda di Jakarta,” kata Andi Rachman.
Sementara untuk penggantinya, waktu itu Andi Rachman belum bisa mengatakan. Sebab, menurutnya masih dicari siapa yang akan menggantikan. “Penggantinya atau yang mewakili kita belum pastikan,” ujar Andi Rachman. Berdasarkan informasi, Minggu (29/1/2017) malam akan ada rapat membahas masalah pariwisata dengan Gubernur Riau, Andi Rachman. Panitia Cian Cui Selatpanjang, Raden Ulun Permadi Salis mengatakan, seremonial pembukaan perang air dilaksanakan pada, Selasa (31/1/2017). Sedangkan perang air sudah dimulai sejak hari pertama Imlek tanggal 28 Januari 2017. “Pengalaman kita di tahun-tahun sebelumnya, puncaknya setelah tiga hari pelaksanaan perang air. Akan sangat ramai yang ikut. Kalau hari Imlek banyak saudara kita Tionghoa mengunjungi sanak keluarganya,” kata Uyung. (zal/rat)










