Sejak Januari 2017,Honorer Dinkes Batam Belum Menerima Gaji

- Jurnalis

Jumat, 17 Maret 2017 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Sedikitnya 342 tenaga honorer di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam hingga kini belum menerima gaji sejak Januari 2017.

Terlambatnya pembayaran gaji tenaga honorer disebabkan kosongnya kursi Kepala Dinas sejak awal tahun 2017.

“Sebelumnya dijabat Plt, jadi wewenangnya belum penuh,” kata Kepala Dinas kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarijadi, Kamis (16/3).

Didi menyebutkan, tenaga honorer yang belum menerima haknya terdiri dari 18 dokter, dan 324 bidan, perawat, apoteker, dan bagian umum. “Masuk bulan maret ini bearti ada tiga bulan yang harus kami bayarkan,” ujarnya.

Dokter spesialis kandungan ini menambahkan, pembayaran gaji tenaga honorer sudah diajukan, tinggal menunggu pencairannya saja.

“Secepatnyalah akan kami bayarkan. Kami usahakan hingga akhir bulan ini semua bisa selesai,” tambahnya.

Untuk satu bulannya, Dinkes Kota Batam menggelontorkan hampir 1,6 miliar untuk pembayaran gaji honorer.

“Kami bayarkan secara bertahap, karena jumlah cukup banyak,” ungkap mantan direktur salah satu rumah sakit di Tanjunguban ini.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meminta Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam untuk segera menuntaskan permasalahan gaji tenaga honorer yang belum dibayarkan.

“Setelah saya lantik, saya minta kadinkes cepat menyelesaikan, karena itu hak mereka, kasihan juga yang lain sudah sedangkan mereka belum,” kata Rudi usai melantik eselon II di Lantai IV Kantor Walikota Batam beberapa hari lalu.(jpnn)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Kepri Gagalkan Penyeludupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau Tujuan Malaysia
Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan
Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 19:47 WIB

Polda Kepri Gagalkan Penyeludupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau Tujuan Malaysia

Sabtu, 18 April 2026 - 20:46 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Kamis, 2 April 2026 - 09:45 WIB

Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan

Berita Terbaru