Liputankepri.com,​Selatpanjang, – Upaya Kepala Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Provinsi Riau, Dewa Putu Gede Memang bisa di handalkan,pasal dirinya Langsung tanggap masalah Tiga tahanan kabur cabang Rutan di Selatpanjang beberapa hari lalu Dewa Putu Gede tidak mau hal serupa seperti cabang rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru.
Dari pantauan Media ini Kedatangan Kedatanagan Dewa putu Gede di sambut Langsung Kepala Cabrutan Kelas II Selatpanjang Rio Chaidir IP, SH Dan Kepala Imigrasi Kelas II Selatpanjang Tohadi.SH MH pada Jumat (26/17) siang yang lalu.
Kendati demikian Kedatangan Dewa ke Cabrutan terkait kejadian kaburnya tahanan di Cabrutan Selatpanjang, Rabu (24/17) kemarin.sehingga Dewa beserta rombongan tiba di Selatpanjang Kepulauan Meranti, Jumat siang. Usai makan di Kopi Tiam Dan Resto Kota Sagu, rombongan menuju Cabrutan Selatpanjang di Beran pukul 15.00 WIB mengunakan beberapa unit Mobil.
Sesampainya di Cabrutan, Dewa dan rombongan langsung mendatangi ruangan tempat Tiga tahanan melarikan diri. Di sini, Dewa sempat bertanya-tanya dengan petugas Cabrutan terkait berhasilnya kabur.
“Upayakan dapati KTP istri (pelaku, red). Insyallah akan ketemu nantinya,” ujar Dewa kepada petugas Cabrutan Selatpanjang.
Langkah Dewa dan rombongan tidak terhenti di situ saja dirinya, meninjau ruangan tahanan wanita. Dewa juga sempat masuk ke ruangan tahanan anak.
Saat mengunjungi ruangan tahanan wanita, salah seorang staf Dewa melarang awak media untuk ikut masuk dengan alasan menjaga privasi. Namun, hanya awak media yang tak boleh masuk, sementara staf yang melarang dan beberapa lainnya tetap masuk.
Di ruangan tahanan perempuan dan anak, Dewa sempat berdialog dengan warga binaan.
Kepada awak media, Dewa mengatakan kehadirannya ke Selatpanjang Jumat siang untuk mengecek kebenaran terkait pelarian tahanan. Ia ingin melihat langsung lokasi kejadian, dan mencari informasi apa benar Cabrutan Selatpanjang tidak ada pos.
“Kalau benar, ini keajaiban di seluruh dunia tidak adanya pos penjagaan,lagi pula kurangnya jumlah pegawai di cabang rutan selatpanjang,” kata Dewa.
Sementara itu, Rio Chaidir AMd IP SH MSi Kepada wartawan memaparkan ada 19 orang, 3 orang direhab di Pekanbaru. Petugas aktif 15 orang.
“Kondisi warga binaan 223 orang, 3 orang melarikan diri 220 wb anak, perempuan dan dewasa musibah ini menjadi motivasi baru kita, “ungkapnya.
Hal senada juga di katakan Dewa Putu Gede Kepada public “Kita Akan Jaga dengan baik, kita bercermin dari Sialang Bungkuk, ada perlakuan tak baik dari kita, ada pemerasan, pilih kasih, sewenang-wenang. SDP tidak dikerjakandengan baik,kita siap di pecat, “ungkap Dewa.
Dijelaskanya,dengan cara mengecek SDP tersebut untuk dilakukan
SDP urat nadi pelaksanaan pembinaan itu. Lebih mudah kerja sekarang dibandingkan dulu.
“Sejak 8 Mei yang lalu, saya dari Kepala Kanwil Yogyakarta 3 bulan 10 hari. Sedang enak bersejuk bersenang ria,lalu,
Saya ditugaskan di Riau (5/5).di sialang bungkuk terjadi sesuatu. Kecuali sudah terlalu lewat batas, “Curhat Dewa.
Kata Dewa Putu Gede Kepala Rutan bisa berpantun, warga binaan harus pandai berpantun, harusnya berpantun terus sampai malam,Karen’s kita. Putra bumi lancang kuning, juga ajarkan ilmu agama agar mereka tenant hati warga binaan.
“Mengapa Pos tidak ada, kenapa tidak ada.??? ini sama sekali tidak ada, lucu juga ya, “ucap Dewa.
Ditambahkan Dewa,Secara Kajian Kelemahan kita terletak di gedung,ada sebagian plafon sudah lama, petugas kurang. Tentu volumekontrol kurang, itu yang bisa dibaca, Dan harus dimanfaatkan mereka dalam kurun waktu 2 jam,untuk pelarian. ini akan dilaporkan ke pimpinan nantinya
“Saya mengimbau Kepada masyarakat, keluarga, teman, menyerahkan pelaku,saya selaku pimpinan ,saya sampaikan di seluruh cabrutan menjamin tidak ada kekerasan terhadap sendiri. Kalau terjadi kekerasan salah sendiri kalau kami ambil langkah sistem pecat,”ungkapnya lagi.
Masih Kata Dewa Putu Gede, Cabrutan,harusnya, untuk melakukan koordinasi dengan keamanan TNI Dan Polri, aparat Desa setempat harus selalu mengawasi warga binaan di dalam.
“Puasa cenderung terjadi gesekan,beri mereka ceramah untuk warga binaan dan warga muslim lainnya intropeksi diri, bersihkan segalanya, hati, tutur kata, sikap, bukan hanya pakaian,Papar Dewa.
“Pangil Ustaz dari kemenag untuk memberikan arahan-arahan waktu,Maghrib – Isya, taraweh, dan tadarusan. Semoga dengan bacaan ini, mereka bisa tersentuh untuk melakukan terbaik. Hidup ini singkat, lakukan yang terbaik.”pesan Dewa Putu Gede.
Sambung Dewa Putu Gede Cabang Rutan harus lah,adanya,perawatan dan Pelayanan tata cara yang baik,kalau ada maaf, akan saya berhentikan. tak ada urusan sama narkoba, narkoba saya ingatkan betul, tidak pernah melihat usia, jika, jabatan, waktu, tidak mengenal agama. Seperti komunis.”terang Dewa.
Dewa katakan Lagi, Antisipasi saja, tidak menutup kemungkinan ituterjadi.anak danwanita tidak ada,”Jelas Dewa. (lk1)








