class="wp-singular post-template-default single single-post postid-34790 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti

Selasa, 15 Desember 2020 - 22:24 WIB

Bayar Fee Ratusan Juta, Proyek Puskesmas Teluk Belitung Diduga Dikerjakan Rekanan Asal Jadi

Liputankepri.com,Meranti- Kekawatiran masyarakat Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti terkait banyaknya Fee yang keluar hingga ratusan juta yang berpotensi akan berdampak buruk pada kualitas pembangunan Proyek Pembangunan Puskesmas Teluk Belitung terbukti sangat dikeluhkan.

Dimana dalam pengerjaan pembangunan Puskesmas yang dilaksanakan oleh rekanan PT KALBER REKSA ABADI yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK ) tahun 2020 senilai Rp 6.696.535.409.39. diduga dikerjakan asal jadi dan banyak ditemukan kecurangan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (Speek), sebagaimana Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan,Selasa 15/12/2020.

Menurut informasi yang dihimpun media ini dari sejumlah masyarakat setempat saat berbincang-bincang minggu lalu, dalam pelaksanaan pembangunan tersebut banyak ditemukan kecurangan yang diduga tidak sesuai RAB, seperti pada awal pemasangan kayu cerocok, coran lantai kerja kemudian pemasangan itilasi listrik.

“Susah mau disebut satu persatu terlalu banyak kecurangannya, kalau penyakit sama dengan komplikasi, contoh seperti coran beton lantai hanya sekedarnya saja dan dudiga tidak mengunakan besi warmes parahnya lagi ada yang tidak dicor lantai langsung dipasang granit atas pasir urung, dan itu sempat ketahuan pengawas dan dibongkar,” Ujar I W (46) berserta sejumlah warga lainnya yang meminta namanya untuk tidak disebutkan.

Dengan berbagai kecurangan perkerjaan tersebut mereka juga berkeyakinan bahwa pembangunan tersebut tidak bertahan lama.

“Untuk lebih jelas bapak bisa lihat lansung kelokasi, jangan bicara kualitas, bisa bertahan dua sampai tiga tahun sudah mantap itu, maka dari itu kami bersepakat dalam waktu dekat ini akan menyurati DPRD meranti untuk melakukan hering dan menyurati pihak dinas terkait untuk melakukan evaluasi kembali serta menindak tegas pekerjaan yang tidak sesuai speksipikasi teknis (Speek) untuk dibongkar dan diperbaiki karena hal itu akan berdampak buruk dan merugikan bagi masyarakat,” keluh sumber

Dari pantauan media ini dilokasi proyek tersebut Minggu 06/12/2020 lalu terlihat masih dikerjakan oleh kontraktor.Akan tetapi, pekerjaan proyek itu dikerjakan disinyalir kuat banyak ditemukan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) seperti instalasi listrik tidak standar PLN kabil yang dipergunakan seadanya, kemudian pada coran beton lantai kerja K-225 diduga ketebalan hanya 2 atau 3 mm, sedangkan sesuai ketentuan 5 mm parahnya lagi ada yang tidak di cor melainkan hanya mengunakan pasir urung lalu dipasang granit begitu juga coran beton tulang sloopt mengunakan besi polos sesuai rab seharusnya mengunakan besi ulir.

Salah seorang perkerja pemasangan intilasi listrik yang tidak mau menyebut namanya saat dijumpai media ini dilokasi juga merasa heran dan berkeyakinan bangunan tersebut tidak akan bertahan lama.

“Mau bagai mana lagi, kami hanya perkerja intilasi dan hanya kabil seperti itu yang dikasi pihak perusahaan, kami sempat meminta kabil yang agak bagus tapi tidak ditanggapi dan kami malas berulang kali memintanya jadi kabil yang ada saja kami pasang,” ujarnya kepada media ini.

Sementara itu, saat dikonfirmasi media Selasa (15/12/2020) siang, Pejabat Pelaksanan Teknis Kerja ( PPTK ) Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Zulham menjelaskan bahwa hal itu sudah bagus dan perkerjaan sudah mau selesai.

“Itu sudah bagus dan perkerjaan sudah mau siap lagi memang perkerjaannya ada CCO untuk lebih jelasnya coba tanya sama konsultanya pengawas karena mereka yang lebih tau itu,”kata Zulham.

Sementara itu pihak rekanan PT KALBER REKSA ABADI sampian saat ini belum bisa diminta keterangan hingga berita ini diterbitkan.(tmy)

Share :

Baca Juga

Kep Meranti

Kapolres Kepulauan Meranti Ajak Masyarakat Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Kep Meranti

KPU Meranti Diskusi Publik Bersama Insan Pers Dalam Sukseskan Pemilu Serentak 2024 Mendatang

Berita

Polisi amankan 20 ton kayu Ilegal Logging asal Meranti

Kep Meranti

Anggaran Puluhan Miliar, Tempat Isolasi Pasien PDP Covid-19 Di BLK Meranti Di Keluhkan Kurang Memadai

Berita

Bupati Asmar tanam Mangrove di Desa Mekong untuk Cegah Abrasi

Kep Meranti

Bantuan Pendidikan Pemkab Meranti Segera Cair, Penerima Diminta Lakukan Validasi Data

Berita

Polres Kep Meranti Gelar Patroli KRYD Pasca Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Meranti

Kep Meranti

Pemkab Meranti Gelar Penggalangan Komitmen BLUD Puskesmas Dinas Kesehatan Meranti
error: Content is protected !!