BMKG Pekanbaru: Ada 30 Titik Panas di Riau

- Jurnalis

Senin, 29 Juli 2019 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com.PekanbaruBMKG Pekanbaru merilis jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau. Berdasarkan catatan BMKG pada tingkat kepercayaan tinggi 70 persen, ada 30 titik panas di Riau.

Menurut pantauan satelit Terra Aqua pada Minggu (28/7/2019) pukul 06.00 WIB, ditemukan 117 titik panas di wilayah Sumatera pada tingkat kepercayaan 50 persen. Sebarannya Aceh 3 titik, Jambi 3 titik, Bengkulu 13 titik, Lampung 7 titik, Sumatera Barat 11 titik, Sumatera Selatan 13 titik, Sumatera Utara 3 titik, Bangka Belitung 3 titik, dan Riau mencapai 61 titik.

Namun, pada tingkat kepercayaan tinggi 70 persen, titik panas terpantau hanya menjadi 30. Sebarannya ada di Kabupaten Bengkalis 2 titik, Kuansing 1 titik, Pelalawan 30 titik, Rokan Hulu (Rohul) 2 titik, dan Siak 2 titik.

Baca Juga :  DPN Lidik Krimsus RI Soroti Dugaan Buang Limbah Minyak Kapal MV BRIT

“Cuaca dari siang sampai sore hari diperkirakan cerah berawan. Potensi hujan ringan hingga sedang tidak merata terjadi di Kabupaten Bengkalis, Meranti, sebagian lagi di Kabupaten Siak, Kota Pekanbaru, dan Pelalawan,” kata Staf Bidang Analisis BMKG Pekanbaru, Mia Vadilla kepada wartawan.

Kendati demikian, Mia menjelaskan saat ini kondisi udara masih dalam kategori baik. Ia menyebutkan udara pagi ini di Riau bercampur antara asap dan partikel udara basah.

“Tidak hanya asap semua, tapi bercampur dengan partikel udara basah. Kalau terganggu belum, jarak pandang masih 6 Km, masih tergolong bagus,” ujarnya.

Baca Juga :  Masuk RI Secara Ilegal, 2 WN Timor Leste Diamankan di Riau

L megatakan BMKG belum bisa memastikan berapa lama kondisi tersebut akan berlangsung. “Belum bisa dipastikan, hilangnya asap sendiri bisa dikarenakan hujan atau faktor angin,” kata Mia.

Diketahui, sebaran titik panas ini merupakan imbas dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus terjadi di Riau. Tim Satgas Darat dan Udara dalam sepekan ini sudah melakukan upaya pemadaman di Kabupaten Siak. Namun, meski sudah berlangsung selama tujuh hari, kebakaran lahan gambut belum bisa dipadamkan.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Sudandri Pimpin Evaluasi Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2025 di BPKAD Riau
Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
Bupati Asmar Buka Harapan Muda Cup I, 96 Tim Berebut Gelar Juara dan Jadi Ajang Cetak Atlet Muda Meranti
Pemkab Meranti Terima Penghargaan Mitra Kerja Kementerian Hukum 2026, Komitmen Perkuat Pelayanan Hukum
Bupati dan Kapolres Meranti Sambut Tim Kompolnas, Visitasi Award 2026 Resmi Dimulai
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba di Tebing Tinggi: Dua Pria Ditangkap, 22 Paket Sabu Disita
Satlantas Polres Karimun Perkuat Pengaturan dan Edukasi Keselamatan di Titik Rawan Kecelakaan
Kapolres Karimun Pimpin Taptu dan Pawai Obor HUT RI Ke-81

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Sekda Sudandri Pimpin Evaluasi Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2025 di BPKAD Riau

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Bupati Asmar Buka Harapan Muda Cup I, 96 Tim Berebut Gelar Juara dan Jadi Ajang Cetak Atlet Muda Meranti

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Pemkab Meranti Terima Penghargaan Mitra Kerja Kementerian Hukum 2026, Komitmen Perkuat Pelayanan Hukum

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Bupati dan Kapolres Meranti Sambut Tim Kompolnas, Visitasi Award 2026 Resmi Dimulai

Berita Terbaru

error: Content is protected !!