BNI Siapkan Dana Rp 4 Triliun, Kembangkan Anak Usaha

- Jurnalis

Jumat, 27 Januari 2017 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lipuntankepri.com,Jakarta — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan dana sebesar Rp 4 triliun untuk rencana pengembangan bisnis secara anorganik melalui anak usaha. Direktur Keuangan BNI, Rico Rizal Budidarmo menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk memperkuat bisnis asuransi BNI Life, BNI Asset Management, dan BNI Securities.

“Kami akan kembangkan asuransi umum BNI Life, lalu membesarkan portofolio BNI Securities untuk mendorong pembangunan infrastuktur dengan penjaminan utang, dan BNI Asset Management untuk mendongkrak fee based,” ujar Rico di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Kamis (27/1).

Adapun sebanyak Rp 1,5 triliun dari anggaran tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi startup company untuk mengembangkan bisnis digital banking. Perseroan juga tengah mengkaji untuk modal ventura dan capital investment.

Sementara untuk penguatan modal BNI Syariah, lanjut Rico, rencananya akan dilakukan initial public offering (IPO) atau menerbitkan sub-ordinated loan. Menurut Rico, pengembangan bisnis anak usaha ini dilakukan untuk mendukung BNI menyalurkan pembiayaan ke segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Rencananya di tahun ini perseroan akan memperkecil segmen bisnis korporasi dan lebih memfokuskan bisnis UMKM sebagai mandat dari Presiden Joko Widodo. Selain itu, perseroan juga berencana untuk membidik dana sebesar Rp 10 triliun melalui penerbitan obligasi sebesar Rp 5 triliun, Negotiabel Certificatedan Deposit (NCD) sebesar Rp 3 triliun, pinjaman bilateral dan dalam bentuk lainnya pada kuartal 2 tahun ini.

Direktur Treasury BNI, Panji Irawan mengatakan, obligasi akan diterbitkan dalam rupiah karena dari segi harga lebih menguntungkan. Perseroan juga akan mengkonversi obligasi valuta asing ke pinjaman bilateral.

“Manfaatnya pricing lebih bagus jadi bisa menghemat funding dalam valas,” ujar Panji.

Menurut Panji, rencana ini dilakukan untuk menjaga likuiditas perseroan. Perseroan akan menjaga loan to deposit ratio (LDR) di bawah 90 persen pada tahun ini.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Kampar Kiri Gandeng Kompleks Pesantren dan Kelompok Tani, Tanam1 Ha Jagung Pipil Lamuru
Lewat Program JALUR, Polres Meranti Salurkan Sembako dan Dukung Pendidikan Anak Pesisir
Gelar Pelatihan Vokasi Batch 2, Kemnaker Buka Pendaftaran untuk 24 Kejuruan
Polsek Kampar Kiri Gandeng PT Surya Agro, Panen Raya Jagung Pipil Hasilnya Jual ke Bulog
Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta
Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja
Jumat Barokah: Sahabat H. Asmar Ringankan Beban Lansia di Kepulauan Meranti
Telaga Air Merah, Dari Bekas Waduk PDAM Terlantar Menjadi Berkah Wisata Alam Di Desa

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:03 WIB

Polsek Kampar Kiri Gandeng Kompleks Pesantren dan Kelompok Tani, Tanam1 Ha Jagung Pipil Lamuru

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:29 WIB

Lewat Program JALUR, Polres Meranti Salurkan Sembako dan Dukung Pendidikan Anak Pesisir

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:41 WIB

Gelar Pelatihan Vokasi Batch 2, Kemnaker Buka Pendaftaran untuk 24 Kejuruan

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:46 WIB

Polsek Kampar Kiri Gandeng PT Surya Agro, Panen Raya Jagung Pipil Hasilnya Jual ke Bulog

Rabu, 22 April 2026 - 18:36 WIB

Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta

Berita Terbaru