Bos Dorna Heran,Rossi Terus Dituntut untuk Pensiun

- Jurnalis

Minggu, 23 Juli 2017 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,MADRID – Kiprah salah satu pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, dalam kejuaraan dunia MotoGP musim 2017 memang tidak terlalu mengesankan. Bagaimana tidak hingga musim sudah melalui sembilan balapan, Rossi masih berkutat di posisi keempat dengan torehan 119 poin.

Pembalap berkebangsaan Italia tersebut terpaut 10 poin dari rider Tim Repsol Honda, yakni Marc Marquez, di tabel klasemen sementara MotoGP 2017. Meski musim masih menyisahkan beberapa lagi, banyak yang pesimis mengenai peluang Rossi meraih titel juara dunia tahun ini.

Bahkan banyak yang menyarankan agar Rossi untuk secepatnya memutuskan pensiun dari ajang balap Kuda Besi tersebut. Pasalnya, banyak yang melihat bahwa Rossi sudah tak bisa kompetitif layaknya 10 tahun silam.

Mengetahui kondisi tersebtu membuat Bos Dorna, yakni Carmelo Ezpeleta, memberikan komentarnya. Ia mengaku heran dengan tuntutan agar Rossi menyudahi perjalanannya di ajang MotoGP oleh beberapa kalangan.

“Saya kerap merasa bingung melihat beberapa orang bertanya apa yang akan terjadi pada Vale pada saat ini. Sebab saya merasa bahwa Vale masih layak berada di sini (MotoGP),” ucap Ezpeleta, seperti disadur dari La Gazzetta dello Sport, Sabtu (22/7/2017).

“Saat di Prancis, ia merasa tidak cukup hanya finis kedua dan berusaha menang sebelum terjatuh, lalu ia menang di Belanda dan kita bertanya kapan ia akan pensiun? Padahal jika dilihat dari performanya, Rossi masih sangat fenomenal,” tutup pria asal Spanyol tersebut.

 

 

 

(mrh/lk)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat
Satgas Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Percepat Pembangunan di Dua Titik Kabupaten Siak, Satu Titik Hampir Rampung
Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima
Jelang Idul Fitri 2026, Pejabat Pemkab Meranti Terancam Dapat Sangsi Tegas Jika Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Mudik

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:35 WIB

27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Satgas Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Percepat Pembangunan di Dua Titik Kabupaten Siak, Satu Titik Hampir Rampung

Sabtu, 18 April 2026 - 20:46 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Berita Terbaru

Berita

Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:47 WIB