Bule Jerman Mengemis Terancam Dideportasi dari Indonesia

- Jurnalis

Minggu, 11 September 2016 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Jakarta – Benjamin, bule pengemis dari warga negara Jerman ini terancam dideportasi dari Indonesia. Meski paspornya belum habis masa berlakunya, pihak imigrasi akan mendeportasi, karena dinilai melanggar undang-undang tentang keimigrasian.

“Paspor yang bersangkutan memang masih berlaku. Tapi bisa saja kita deportasi, karena yang bersangkutan melakukan kegiatan mengemis, itu kan tidak boleh,” kata Agung Pramono, Kasi Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas i Khusus Surabaya,seperti yang dilansir detiknews Minggu (11/9/2016).

Ia menegaskan, orang asing boleh saja berkunjung ke Indonesia, asalkan memberikan manfaat, tidak membuat masalah dan tidak membebani pemerintah Indonesia.

“Tidak ada masalah ada orang asing ke Indonesia, asalkan memberikan manfaat misalnya sebagai investor. Traveling juga boleh kan dananya dibelanjakan di Indonesia,” katanya.

“Tapi kalau datang ke Indonesia mengemis, itu tidak boleh. Buat apa datang ke sini tapi malah mencari masalah. Apalagi dia membawa sakit menular (kaki gajah),” terangnya.

Benjamin masuk ke Indonesia melalui Jakarta pada 20 Agustus 2016 lalu. Orang asing yang datang di Indonesia, juga tidak diperbolehkan membawa penyakit.

Ketika masuk ke Jakarta, Benjamin tidak menunjukkan kalau sedang sakit. Padahal, dia mengidap sakit kaki gajah. Untuk mengelabuhi petugas, Benjamin menggunakan celana gombrong, sehingga tidak terlihat penyakit kaki gajah-nya. (roi)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Sudandri Pimpin Evaluasi Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2025 di BPKAD Riau
Bupati Asmar Buka Harapan Muda Cup I, 96 Tim Berebut Gelar Juara dan Jadi Ajang Cetak Atlet Muda Meranti
Dinasti Planet Holiday Batam Berakhir Ditangan Bareskrim Polri, Basri Diduga Kabur ke Malaysia
HUT ke-14 IWO Meranti, Pemkab Tekankan Pers Profesional dan Mitra Strategis Pembangunan
Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun
Kepulauan Meranti Siap Wujudkan Layanan Publik Modern Berbasis IKD
Meranti Percepat Pembangunan Gudang Bulog, Asmar: Kunci Perkuat Ketahanan Pangan Daerah Kepulauan
BGN Tutup Tiga Dapur Makan Bergizi Gratis di Riau

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Bupati Asmar Buka Harapan Muda Cup I, 96 Tim Berebut Gelar Juara dan Jadi Ajang Cetak Atlet Muda Meranti

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Dinasti Planet Holiday Batam Berakhir Ditangan Bareskrim Polri, Basri Diduga Kabur ke Malaysia

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:18 WIB

HUT ke-14 IWO Meranti, Pemkab Tekankan Pers Profesional dan Mitra Strategis Pembangunan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Kepulauan Meranti Siap Wujudkan Layanan Publik Modern Berbasis IKD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!