Karimun – Bupati Karimun Aunur Rafiq memimpin Rapat Pengembangan Bandar Udara Raja Haji Abdullah diruang Rapat Bandara Raja Haji Abdullah,Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun ,Selasa(5/2/2020).
Rafiq mengatakan,rapat ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Perhubungan RI ke Kabupaten Karimun mengenai Penambahan Runway Bandara Raja Haji Abdullah.
“Hari ini kami rapat terkait pembebasan lahan yang nantinya akan di bebaskan untuk perpanjangan Runway,”ujar Rafiq.
Kemudian kata Rafiq,rapat persiapan akan di lanjutkan hari senin dengan hasil tahap penyelesaian pembebasan dan izin.- izin yang nantinya akan di butuhkan perizinan.
“Untuk hari ini juga akan di lakukan peninjauan lokasi yang akan di bebaskan untuk perpanjangan Runway pada pukul 02.00 siang ini,”pungkasnya.
Sebelumnya di beritakan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk memperpanjang landasan pacu Bandara Raja Haji Abdullah di Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).
“Kami anggarkan Rp100 miliar, sehingga pada akhir 2021 nanti panjang landasan pacunya sudah 2.000 meter,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Kabupaten Karimun, Kepri, Minggu (2/2).
Bupati Karimun Aunur Rafiq berharap penambahan panjang landasan pacu Bandara Raja Haji Abdullah dapat mendorong pengembangan investasi dan perekonomian masyarakat.
“Kalau landasan pacunya sudah 2.000 meter, tentu bandara ini bisa digunakan untuk penerbangan komersial dengan pesawat yang lebih besar. Ini akan berdampak positif bagi pengembangan investasi,” ucap Rafiq.
Saat ini, landasan pacu Bandara Raja Haji Abdullah baru sekitar 1.200 meter, dan hanya melayani penerbangan pesawat perintis Susi Air.***
(ura)










