Liputankepri.com,Meranti- Terkait adanya pembagunan Jalan wisata di Pemerintah Desa Anak Setatah Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti kini menjadi sorotan publik.
Pasalnya dalam perkerjaan tersebut diduga kuat adanya Mar”ap anggaran dan panjang jalan yang baru saja diselesaikan yang bersumber dana desa tahun anggaran 2020 ini diduga kurang dengan dari perencanaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini dari berbagai sumber terpercaya yang tidak mau disebut namanya mengatakan bahwa, panjang jalan yang dikerjakan diduga tidak sesuai dengan ukuran yang telah diterakan.
“Sesuai dengan perencanaan awal, panjang jalan yang di kerjakan sepanjang 80 meter, tepatnya tanda pancang kayu bakau yang sudah ditentukan, Namun di duga yang di kerjain hanya 65 m,” Jelas sumber.
Tambah sumber lagi, mengenai kekurangan panjang jalan tersebut menurut inforamsi akan dilanjutkan pada anggaran selanjutnya.
Namu anehnya berbeda dengan keterangan kepala Kepala Dusun Setempat ketika di hubungi Mengaku Bahwa telah mendengar informasi tersebut.Dan melakukan pengukuran Bersama perangkat desa lainnya.
“Ya saya mengetahui ada isu itu dan sudah kami ukur bersama perakant desa, kalau tidak salah sepengetahuan saya jalan itu dikerjakan sudah cukup dan sepanjang 125 m. Untuk mengetahui lebih jelas Hubungi kepala Desa dan Bendahara,”jelas kepala dusun ketika dihubungi melalui via telfon.(Rabu 20/07/2020).
Sementara itu kepala Desa Anak Setatah Zulhaidi ketika dihubungi media ini melalui via telfon 081275727*****, Kamis 02/07/2020 terkesan tidak terima dan meminta awak media mebawa meteran untuk mengukur.
“Saya di kampung, kau bisa datang kesini bawak meteran sekali kita ukur,” kata Zulhaidi kepa awak media.(tmy)










