Gubernur Kepri Dorong Percepatan Vaksinasi Massal di Karimun

- Jurnalis

Kamis, 10 Juni 2021 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepri  H. Ansar Ahmad memulai peninjauan vaksinasi massal di Kabupaten / Kota se-Kepri. (F.Humkepri)

Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad memulai peninjauan vaksinasi massal di Kabupaten / Kota se-Kepri. (F.Humkepri)

Karimun – Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad memulai peninjauan vaksinasi massal di Kabupaten / Kota se-Kepri. Karimun menjadi titik pertama peninjauan itu dengan menyapa para Camat dan Forkopimda yang melaksanakan vaksinasi serentak melalui video conference. Terdapat 12 kecamatan dan 1 puskemas yang mengikuti video conference tersebut.

“Pada kesempatan ini, saya meminta kesanggupan para camat dan forkopimda kecamatan turut mendukung pemerintah provinsi untuk mengejar target vaksinasi sebanyak 50 persen masing-masing kecamatan di akhir Bulan Juni ini. Kekurangan tenaga vaksinator dan peralatan pendukung bisa dikoordinasikan bersama pemkab, dan kekurangan vaksin akan segera didistribusikan,” kata Gubernur Ansar di Gedung Nasional, Karimun, Rabu (9/6/2021).

Gubernur Ansar pun berharap target 3.000 orang yang divaksin massal hari ini di Karimun dapat terpenuhi. Bahkan diharap lebih karena kehadirannya diharapkan mampu menambah semangat tim vaksinasi dan peserta vaksin seperti saat Presiden Jokowi meninjau vaksinasi di Kepri yang dalam satu hari mampu memvaksin lebih dari 10.000 dosis.

Di Karimun sendiri terdapat 13 sentra vaksinasi dengan tenaga vaksinator sebanyak 105 orang. Target Gubernur Ansar selain di Bulan Juni, adalah 70 persen penduduk tervaksin di Bulan Juli. Harapan Gubernur Ansar di Bulan Agustus 100 persen masyarakat Kepri sudah tervaksin. Perhitungan 17 hari mengejar target di akhir Bulan Juni, per hari Kabupaten Karimun harus memvaksin 3.823 orang.

Baca Juga :  Soal Isu Konflik Agraria, Gubernur Kepri Rakor Bersama Menteri ATR/BPN

“Kemungkinan lain yang dapat mendorong percepatan vaksinasi adalah vaksinasi pada perusahaan-perusahaan yang karyawannya banyak dan bisa melalui vaksinasi umum. Sekarang juga kita sudah mendapat izin untuk melaksanakan vaksinasi di kawasan perusahaan atau industri tersebut,” ungkap Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga mendorong vaksinasi di kecamatan-kecamatan agar dibahas bersama TNI dan Polri, agar program Vaksinasi Menjangkau Pulau (Nasi Kapau) yang digagas Polda Kepri bisa dilaksanakan secara masif. Program tersebut juga sedang diusahakan untuk di branding ke Pemerintah Pusat.

“Kita juga berharap mudah-mudahan semua daerah mulai dipertimbangkan kembali pembukaan sektor pariwisatanya. Berkaca dari negara lain yang capaian vaksinasinya tinggi seperti Inggris, perkembangan covidnya terus melandai. Harapan kita angka mortality dapat terus kita tekan dan angka kesembuhan terus naik,” ujar Gubernur Ansar.

Sementara itu Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman memaparkan model kerja Vaksinasi Menjangkau Pulau atau “Nasi Kapau”. Program ini adalah usaha menjemput bola untuk vaksinasi ke pulau-pulau di Kepri.

Dengan wilayah kita yang 96 persen lautan, program ini membutuhkan kapal dan tenaga medis untuk menjangkau pulau-pulau yang banyak. Polri sampai saat ini punya kapal namun belum dapat menjangkau pulau-pulau terluar seperti di Kabupaten Anambas dan Natuna yang ombaknya cukup besar. Dengan dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, Insya Allah target herd immunity akan kita capai,” ujar Kapolda.

Baca Juga :  Vaksinasi Bid Humas Polda Kepri Bersama Awak Media

Mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Kapolda menjelaskan PPKM merupakan lockdown di tingkat RT. Yang keluar masuk wilayah tersebut harus diawasi apalagi jika RT-nya berstatus Zona Merah.

“Jika ada yang terkonfirmasi positif, segera tarik ke isolasi terpadu. Polri mendukung semua yang melaksanakan isolasi mandiri agar ditarik ke isolasi terpadu karena berdasarkan pengamatan jauh lebih efektif. Orang yang terkonfirmasi positif yang dirawat di isolasi terpadu lebih cepat sembuh karena diawasi dan dirawat. Selain itu disana mereka mendapat kolega baru yang menambah semangat untuk sembuh,” kata Kapolda

Turut mendampingi Gubernur, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Staf Khusus Gubernur H.Sarafudin Aluan dan Suyono, Kadis Kesehatan M. Bisri, Kadis PUPR Abu Bakar, Kaban Kesbangpol Lamidi, Plt. Kepala Biro Pemerintahan M. Darwin serta Forkopimda tingkat Kabupaten Karimun.***

Editor: Ura

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC
Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan
TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun
Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu
Polres Karimun Pastikan Distribusi BBM Aman, Kapolres Imbau Warga Tetap Tenang
Sahur Of The Road, Satlantas Polres Karimun Bagikan Makan Sahur dan Patroli Cegah Balap Liar
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal di Perairan Pulau Sanglar Karimun

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Senin, 13 April 2026 - 10:01 WIB

Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan

Minggu, 5 April 2026 - 16:33 WIB

TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:08 WIB

Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:15 WIB

Polres Karimun Pastikan Distribusi BBM Aman, Kapolres Imbau Warga Tetap Tenang

Berita Terbaru