Karimun – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjung Balai Karimun Waspada terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) Flu Burung (H5N1) tingkatkan pengawasan terhadap pelaku perjalanan di Pelabuhan maupun di Bandara.
Kepala KKP Kelas II Tanjung Balai Karimun Novri Hendri yang diwakili oleh Kasi Koordinator Suprapto, SKM, M.Si mengatakan bahwa saat ini infeksi virus tersebut kepada manusia masih rendah dibandingkan infeksi dari unggas ke unggas.
“Sebagai bentuk kewaspadaan, mengingat mutasi virus yang cepat dan konsisten pada mamalia, sehingga virus memiliki kecenderungan zoonosis dan berpotensi menyebar ke manusia,” ungkap Suprapto, Jumat sekitar pukul 14.21 Wib saat ditemui di Kantornya.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan bahwa pihaknya telah merekrut relawan yang di tugaskan untuk mendeteksi gejala Flu Burung tersebut.
“Kami akan tetap memberikan pelayanan yang prima di Pelabuhan, mengingat virus ini telah berkelanjutan dari tahun ke tahun. Untuk itu, kami selalu meningkatkan Kewaspadaan terhadap pelaku perjalanan dari luar Negeri,” ujarnya.
Sedangkan gejala dari virus Flu Burung ini, Suprapto yang mewakili Kepala KKP menjelaskan ada Delapan gejala.
Gejalanya seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, hidung berdiri/tersumbat, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, dan sesak nafas. Apabila ditemui pelaku perjalanan memiliki gejala diatas, maka kami akan berkoordinasi dengan lintas sektor guna tindak lanjutnya.
“Kami menghimbau kepada masyarakat, agar tidak mengkonsumsi unggas yang tidak sehat, menjauhi unggas yang sakit dan tetap menjaga kebersihan lingkungan serta hidup sehat,” pungkasnya.**










