KLM Surya Mentari II Tenggelam di Perairan Pulau Sayak

- Jurnalis

Senin, 29 Mei 2017 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Tanjungpinang –Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Kristianto menerima informasi telah terjadi kecelakaan laut (Kapal tenggelam) pada posisi 00 50,030’S-104 56,305″T (+/- 3 Nm selatan pulau Sayak) yang disebabkan karena hempasan gelombang tinggi air laut.

Usai di laporkan peristiwa tersebut kepada Danlantamal IV, Danlantamal IV Kolonel Laut (P) R Eko Suyatno memerintahkan para jajaran Lanal-Lanal terdekat untuk melakukan bantuan SAR terhadap musibah tersebut, “laksanakan skala prioritas pertolongan terhadap nyawa ABK”.

Kapal nahas KLM Surya Mentari II bertonage 111 GT merupakan jenis Kapal Layar Motor (KLM) cargo, berbendera Indonesia dengan nahkoda Mangandro, membawa muatan 25.000 kotak minuman ringan (minuman kaleng)., serta ABK 8 orang.

Peristiwa berawal pada hari Rabu tanggal 24 Mei 2017 pukul 23.00 Wib KLM Surya Mentari II bertolak dari pelabuhan Tanjung Balai Karimun dengan tujuan Pangkal Balam Kota Pangkalpinang Prov. Kep. Bangka Belitung dengan muatan minuman ringan (minuman kaleng).

Sebelumnya kapal KLM Surya Mentari II sempat di periksa oleh KRI Halasan – 630 Pada hari Kamis tanggal 25 Mei 2017 pukul 09.00 Wib di perairan Dabo Singkep, karena dokumen kapal lengkap maka kapal diperbolehkan melanjutkan pelayaran.

Seharusnya sesuai dengan waktu pelayaran Sabtu tanggal 27 Mei 2017 sesuai jadwal KLM Surya Mentari II tiba di Pelabuhan Pangkal Balam, namun kapal tersebut belum tiba dan pemilik kapal Ahau tidak bisa komunikasi dengan nahkoda kapal tersebut.

Selanjutnya pada hari Sabtu tanggal 27 Mei 2017 KM. Jaya Abadi (milik CV Sanjaya Fishery) akan melaksanakan pelayaran ke Moro (Tanjung Balai Karimun), karena trek pelayaran KM. Jaya Abadi dengan KLM Surya Mentari II sama, maka Ahau sang pemilik minta tolong kepada Nahkoda KM. Jaya Abadi untuk memantau keberadaan KLM Surya Mentari II dan apa bila menemukan keberadaan KLM Surya Mentari II agar segera menginformasikan kepada Ahau (Pemilik).

Muncul kecurigaan pada hari Minggu tanggal 28 Mei 2017 pukul 09.00 Wib Nahkoda KM. Jaya Abadi melintas di jalur pelayaran (trek) yang sama melihat banyak minuman kaleng terapung di perairan Pulau Saya Dabo Singkep, Nahkoda KM. Jaya Abadi melaporkan penemuannya tersebut kepada ke pemilik Ahau.

Sehingga pada hari Minggu tanggal 28 Mei 2017 pukul 19.00 Wib sang pemilik Ahau melaporkan kejadian tersebut ke Posal Pos Angkatan Laut Pangkal Balam dengan dugaan sementara bahwa KLM Surya Mentari II mengalami laka laut di sekitar perairan P. Sayak, penyebab kecelakaan karena faktor cuaca buruk.
Mengetahui kejadian tersebut Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Kristianto bergerak cepat berkoordinasi dan memerintahkan ke jajaran Pos Angkatan Laut diwilayahnya agar menghimpun informasi-informasi dari nelayan disekitar TKP terhadap laka laut tersebut.

Sampai saat ini Senin (29/2/2017) kegiatan posko SAR di posmat (Pos Pengamat) Dabo melaksanakan pengumpulan informasi dari kapal nelayan yang melintas di daerah sekitar dan melaksanakan SAR terbatas dengan menggunakan Patkamla Kuala Gaung bersama pihak kepolisian namun terkendala cuaca di sekitar Dabo Singkep angin kencang dan berombak.

Dari hasil keterangan sementara dari KKM Tjahyo korban yang berhasil diselamatkan tim gabungan adalah 1).Tjahyo (KKM),2).Aria (Kelasi),3).Suhendi Priyatno (Kelasi),4).Bagus Tri Saputra (Kelasi),5).Wahid Mutako (Kelasi),6).Darwis (Kelasi), Saat ini 6 orang korban berada di Pospolair Sungsang Sumsel. Sedangkan korban yang belum ditemukan Mangandro (Nahkoda),Firmansyah (koki) masih dalam pencarian SAR gabungan.

Sampai berita ini diturunkan seluruh jajaran SAR gabungan masih terus membantu pencarian 2 korban yang belum ditemukan namun terkendala cuaca yang kurang bersahabat, diperkirakan kapal sudah bergeser dari titik semula diakibatkan arus laut yang deras, hal ini dari indikasi banyaknya muatan yang hanyut berserahkan di laut (Dispen Lantamal IV/rri)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC
Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan
TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun
Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan
Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu
Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA
Bea Cukai Batam Amankan 1,12 Juta Batang Rokok Ilegal di Pulau Panjang

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:59 WIB

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Senin, 13 April 2026 - 10:01 WIB

Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan

Minggu, 5 April 2026 - 16:33 WIB

TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun

Kamis, 2 April 2026 - 09:45 WIB

Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan

Berita Terbaru