liputankepri.com, Karimun – Diduga karena kondisinya yang sudah lapuk, pelantar kayu menuju Dermaga Rakyat samping Hotel Gabion, Jalan Nusantara, Kelurahan Tanjungbalai Kota, Kecamatan Karimun, Minggu (10/9/2017) sekitar pukul 15.45 Wib ambruk.

Pelantar Gabion, nama yang dikenal warga Karimun ini merupakan sarana pelabuhan rakyat tradisional antar pulau sudah lama. Biasanya warga yang ingin ke Pulau Parit, Pulau Tulang, Gunung Papan maupun yang ingin menggunakan sarana Boat Pancung, melalui dermaga ini.
Menurut keterangan Ujang (45), salah seorang warga yang melihat kejadian menyebutkan, saat kejadian setelah hujan lebat tiba-tiba pelantar kayu bagian tengah ambruk dan mengakibatkan beberapa orang terjatuh.

“Waktu itu habis hujan lebat, tiba-tiba saja jalan yang di tengah itu ambruk, sya beberapa orang ibu-ibu sedang ngobrol ikut terjatuh kebawah situ,” jelas Ujang sambil menunjuk pelantar yang ambruk.
Sementara itu menurut Arbain (53), warga yang tinggal disekitar pelantar menjelaskan, disamping kondisi pelantar rapuh juga karena beban yang berlebihan sering lalu lalang di tambah lagi kondisi sehabis hujan lebat.
“Sudah lapuk juga sih, tapi bisa jadi karena sering di lewati beban yang berlebihan jadi ambruk,” terangnya.
Hingga berita ini diterbitkan, terlihat warga yang tinggal di sekitar lokasi, dibantu beberapa personil TNI AL sedang melakukan perbaikan dengan menggunakan papan seadanya, guna sarana jalan menuju dermaga dibelakang Hotel Gabion.
Sementara delapan orang korban, diantaranya lima orang perempuan yang mengalami luka-luka akibat terjatuh, sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit. Satu diantaranya sudah lanjut usia (cp)










