Militer Rusia dan Suriah Kembali Bombardir Aleppo

- Jurnalis

Rabu, 19 Oktober 2016 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepro.com ,MOSKOW – Militer Rusia dan Suriah kembali melakukan serangan terhadap basis pemerontak dan kelompok teroris di bagian timur Aleppo. Serangan ini dilakukan setelah terjadinya gencatan senjata singkat di wilayah tersebut.
Kepala staf umum militer Rusia, Jenderal Valery Gerasimov mengatakan, serangan ini dilakukan setelah Rusia dan Suriah menghentikan serangan selama 24 jam terakhir. Gerasimov menyebut penghentian serangan merupakan bentuk komitmen Rusia dan Suriah terhadap gencatan senjata.
Terkait gencatan senjata, pejabat tinggi militer Rusia itu menyatakan, pihaknya pada awalnya berharap gencatan senjata digunakan pemberontak Suriah untuk keluar dari Alepoo, dan memisahkan diri dari kelompok teroris. Namun, lanjut Gerasimov, hal itu tidak terjadi.
“Kami telah melihat tidak ada langkah-langkah yang dilakukan oleh pemberontak moderat untuk memisahkan diri dari al-Nusra,” kata Gerasimov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (19/10).
Dia juga mengatakan, kelompok teroris terus melakukan serangan terhadap daerah pemukiman di kota Aleppo dengan menggunakan peluncur roket dan artileri.
Gerasimov menambahkan, Amerika Serikat (AS)) belum membuat satupun langkah dalam memerangi terorisme internasional di Suriah.
“Dari sudut pandang militer, medan dan lanskap di perbatasan Suriah-Irak memberikan kesempatan bagi koalisi yang dipimpin AS untuk membuktikan komitmennya guna memerangi terorisme internasional (operasi di Mosul).

Berbeda dengan Suriah, di mana mitra Amerika tidak membuat satu langkahpun sejauh ini,” tambahnya.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Meranti Tangkap Guru Honorer Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima
Jelang Idul Fitri 2026, Pejabat Pemkab Meranti Terancam Dapat Sangsi Tegas Jika Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Mudik
Polda Riau Amankan Heroin dari Dua Tersangka di Bengkalis, Ditaksir Bernilai Rp68 Miliar
Pemkab Kepulauan Meranti dan Kanwil DitjenPAS Riau Teken MoU, Perkuat Pembinaan Warga Binaan Menuju Kemandirian

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:04 WIB

Polres Meranti Tangkap Guru Honorer Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:07 WIB

Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:18 WIB

Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima

Berita Terbaru